• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

KNKT Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Labrita di Selat Bali

20 May
11:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab kebakaran kapal motor penumpang (KMP) Labrita Adinda di perairan Selat Bali.


"Kami masih belum mendapat laporan terkait dengan penyebab kebakaran KMP Labrita Adinda karena masih dilakukan investigasi oleh tim KNKT," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Elvi Yosa di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/5/2018).

KMP Labrita Adinda dengan berat GT 687 tersebut berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi terbakar di perairan Selat Bali pada Kamis lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapal Labitra milik PT Karya Maritim Indonesia tersebut membawa 15 orang Anak Buah Kapal (ABK), 15 orang penumpang, lima unit truk besar, lima unit truk tronton, satu unit kendaraan pribadi dan satu unit sepeda motor.

"Pihak KNKT yang punya kewenangan untuk menyampaikan penyebab kebakaran KMP Labrita, setelah dilakukan investigasi secara menyeluruh," jelasnya.

Pascaterbakarnya KMP Labrita Adinda di dekat Pelabuhan Ketapang, Elvi menyatakan bahwa jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk atau sebaliknya berjalan normal dan tidak ada kendala yang signifikan.

"Seluruh penumpang selamat karena langsung dievakuasi dengan menggunakan sekoci dan KMP Labrita ditarik oleh KMP Karya Maritim II ke bibir pantai, sehingga tidak mengganggu jalur pelayaran," katanya.

Sementara, Kasat Polisi Perairan Banyuwangi AKP Subandi mengatakan penyebab kebakaran kapal diduga dari mesin kapal bagian kanan belakang dan tidak selang lama api menjalar ke bagian atas kapal hingga menyebabkan kebakaran.

"Untuk penyebab pastinya kebakaran kapal masih diselidiki oleh KNKT yang tiba di Banyuwangi hari, sehingga kami menunggu perkembangan penyelidikan yang dilakukan KNKT," ujarnya.

Ia menjelaskan evakuasi kendaraan yang berada di KMP Labrita Adinda dilakukan pada Jumat dan kapal sudah ditarik ke lokasi dock kapal oleh KMP Karya Maritim II, sehingga sejumlah sopir yang mengemudikan kendaraan tersebut langsung membawa kendaraan itu keluar pelabuhan.

Namun berdasarkan informasi di lapangan dan salah satu ABK KMP Labrita Adinda menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat hubungan pendek arus listrik yang terjadi diruang mesin.

KNKT melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) selama dua hari di Banyuwangi.Mereka berada di Banyuwangi sejak, Jumat (18/5/2018). Di hari pertama, mereka meminta keterangan para Anak Buah Kapal (ABK) beserta kru sejumlah 12 orang. KNKT juga memanggil seluruh penumpang yang ada di dalam kapal saat terjadinya kebakaran tersebut untuk dimintai keterangan.

Selanjutnya , tim dari KNKT melakukan olah TKP dengan memeriksa ruang mesin kapal serta di setiap kamar ABK yang terbakar.

Meski telah dua hari melakukan investigasi, namun KNKT belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran.

Ketua Tim Investigator pelayaran KNKT, Rudi Yulianto mengatakan, selain memeriksa isi di dalam kapal, pihaknya juga memeriksa kelengkapan surat pelayaran dari KMP Labitra Adinda, yang merupakan milik perusahaan pelayaran PT Karya Maritim Indonesia itu.

“Semua upaya ini kami lakukan sesuai dengan tugas dan fungsi kami sebagai KNKT,” ujar Rudi

“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih detail mengenai penyebab terbakarnya KMP Labitra Adinda, sebelum semua proses Investigasi selesai dilakukan,” kata Rudi. (Smo/Rsp/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00