• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Paspor Haji 2018 di Wilker Imigrasi Madiun Sudah Tuntas

17 May
07:54 2018
0 Votes (0)

KBRN, Madiun  :    Kantor Imigrasi Kelas II Madiun dalam menyelesaikan pengurusan Paspor Haji melakukan beberapa terobosan agar cepat tuntas.

Terobosan  yang dilakukan,  antara lain menerapkan sistem jemput bola atau petugas imigrasi mendatangi masyarakat secara langsung untuk pengambilan foto paspor dan wawancara, seperti yang dilakukan terhadap masyarakat Kabupaten Magetan belum lama ini. 

Dengan begitu,  masyarakat kabupaten Magetan tidak perlu datang ke kantor imigrasi Madiun yang jaraknya cukup jauh, tetapi sebaliknya petugas dari Kantor Imigrasi mendatangi mereka  untuk melakukan pengambilan foto biometrik.  Diharapkan tahun depan, sistem jemput bola tidak hanya diterapkan di Magetan, tetapi juga bisa di daerah-daerah yang lain.  

Untuk itu. Pemerintah Daerah diminta  menyiapkan fasilitas sesuai standar agar petugas keimigrasian  dapat melakukan pengambilan foto dan wawancara di wilayah masing-masing. 

Saat ini,  pengurusan Paspor bagi Jamaah Haji sudah selesai semua dengan jumlah  sekitar 1500 dari 3 kabupaten dan 1 kota.  

Dalam pengurusan Paspor Jamaah Haji,  tidak menemui kendala berarti mengingat selama ini,  telah terjalin koordinasi yang baik,  antara Kantor Imigrasi dengan pihak Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama.     Hanya saja, menurut Kepala Kantor Imigrasi kelas II Madiun, Kurniadie, SH, MH, karena calon jamaah haji ada yang  telah berusia lanjut sehingga mereka tidak memiliki dokumen akte kelahiran atau dokumen identitas diri yang lain.

“Itu sebagian adalah para calon haji yang memang sudah lanjut usia.  Sehingga mereka tidak memiliki dokumen akte kelahiran ataupun dokumen identitas diri yang lainnya.  Namun dengan kita kerjasama dan koordinasi dengan pihak penyelenggara ibadah haji dan juga dengan dinas kependudukan pencatatan sipil,  sehingga untuk haji mereka sebelum mengajukan paspor, mereka sudah menyiapkan dokumen tersebut”, kata Kurniadie. 

Untuk memberikan pelayanan kepada lansia dan difabel, Kantor Imigrasi Madiun telah menyiapkan sejumlah fasilitas loket tersendiri dan mobile unit passport.   

Beberapa Kantor Imigrasi lain  baru memulai pengurusan paspor bagi calon jamaah haji.  Lain halnya dengan Kantor Imigrasi Madiun. Saat ini, pengurusan paspor seluruh calon jamaah haji sudah tuntas.  

Hal demikian menurut Kurniadie,  karena pihaknya telah melakukan pengurusan paspor haji sejak bulan Pebruari lalu  untuk menghindari   penumpukan.

“Agar tidak terjadi penumpukan, kami sudah mulai proses penyelesaian paspor haji itu dari bulan Pebruari, sehingga pada saat mungkin Kantor Imigrasi lain baru mulai, kami sudah menyelesaikan semuanya”, katanya.

Pelaksanaan pelayanan penerbitan paspor biasa bagi calon jamaah haji,  berjumlah untuk  Kabupaten Magetan sebanyak 328,    Ngawi  253,   Kabupaten Madiun  321,  dan Kota Madiun sebanyak  151.  (Haryo/Evie).   

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00