• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Jelang Liburan Sekolah, Wisnus Mulai Padati DTW di Bali

29 April
14:07 2018
0 Votes (0)

KBRN, Tabanan : Kunjungan wisatawan nusatara (wisnus) mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Lonjakan wisnus khususnya group terlihat sejak awal April 2018.

Kondisi itu pun tergambar dari padatnya sejumlah daya tarik wisata (dtw) yang tersebar di 9 Kabupaten-Kota di Bali. Salah satunya dapat dilihat di Secret Garden Village. Daya tarik wisata yang berlokasi di Kabupaten Tabanan ini sudah diramaikan wisnus sejak pagi hari.

Asisten Manager Production Planning and Inventory Control (PPIC) and Production Secret Garden Village (SGV), Kho Purwanto Kurniawan ketika ditemui RRI, di Tabanan, Minggu (29/4/2018) mengakui terjadi peningkatan kunjungan wisnus dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu dikatakan selalu terjadi menjelang liburan sekolah atau tahun ajaran baru.

"Betul, wisatawan kami kalau yang asing, kebanyakan dari China, kalau yang lokal dari sekitar Denpasar," katanya di Secret Garden Village, Jalan Raya Denpasar Bedugul, Mekarsari, Baturiti.

Tidak hanya wisnus, Purwanto menyebut, kenaikan kedatangan juga terjadi untuk wisatawan mancanegara (wisman). Secara persentase kunjungan wisnus dan wisman dikatakan seimbang dengan kisaran 600 hingga 800 orang perhari.

"Komposisinya setahu saya sekitar fifty-fifty sih untuk asing dan lokal," ungkapnya.

Lebih lanjut Purwanto mengatakan, untuk menarik minat calon wisatawan, pihaknya mengagendakan berbagai kegiatan secara periodik. Diantaranya melaksanakan event "sunday market". Sunday market yang sudah dua kali diadakan itu untuk kali ini menampilkan bazar produk unggulan masyarakat disekitar Secret Garden Village. Barang-barang yang ditawarkan meliputi kerajinan tangan, hasil perkebunan, dan produk olahan lainnya.

"Kita juga mengundang beberapa tenant yang ingin berpartisipasi buat acara kami, sekaligus meningkatkan lahan atau media berpromosi peserta. Disini ada yang jual sepatu, buah-buahan, ada yang kain kamen, dan lain sebagainya. Kemudian untuk meramaikan acara agar peminatnya bertambah banyak, maka kami juga mengadakan lomba, dimana kali ini lomba ada dua macam, yaitu lomba fashion show dan lomba modern dance," jelasnya.

"Total tenant yang ada ini ada sekitar 8. Porsinya sekitar lima puluh persen, jadi lima puluh persen dari luar dari masyarakat sekitar SGV, dan lima puluh persen itu dari dalam," tutup Asisten Manager Production Planning and Inventory Control (PPIC) and Production Secret Garden Village (SGV), Kho Purwanto Kurniawan. (HRO/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00