• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Wakil Ketua MPR: Indonesia Krisis Tokoh Idola Generasi Muda

17 April
10:44 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang : Nilai-nilai Pancasila sebagai sumber hukum negara dinilai mulai bergeser. Akibatnya, banyak masyarakat khususnya para tokoh bangsa yang hanya mengetahui poin Pancasila, namun tidak mengimplementasikan maknanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Basarah di sela Seminar Legislatif bertemakan 'Pancasila Sebagai Sumber Segala Sumber Hukum Negara' di Universitas Merdeka Malang, Selasa (17/4/2018).

"Bangsa ini sudah tidak bersumber dari nilai-nilai Pancasila. Di kehidupan politik misalnnya, saat ini sudah banyak mengingkit identitas keberagaman negara kita," ujar Basarah.

Menurutnya, berbicara terkait falsafah Pancasila, seharusnya dalam pembentukan peraturan perundang-undangan oleh legislatif mulai tingkat daerah hingga pusat, Pancasila menjadi dasar.

"Saat ini kita kehilangan rujukan berupa nilai-nilai Pamcasila. Inilah permasalahan kita," ungkapnya.

Untuk itu, politisi PDIP tersebut mengajak mahasiswa untuk memahami sejarah bangsa serta tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam pembahasan rumusan Pancasila.

"Dalam pembahasan Pancasila, banyak tokoh-tokoh yang terlibat, termasuk ada tokoh dari Tionghoa dan Arab," katanya.

Dengan memahami sejarah dan tokoh bangsa, maka generasi muda bisa memiliki tokoh yang menjadi panutan. Pasalnya, tidak jarang tokoh bangsa yang kini justru gemar menghujat. Padahal di masa lalu, para alim ulama besar lebih mementingkan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan golongan.

"Tokoh bangsa jangan suka menghujat, akibatnya generasi muda tidak punya idola. Saya khawatir generasi muda kehilangan panutan. Sehingga mereka mengidolakan tokoh dari luar negeri yabg ideologi dan budayanya berbeda dengan negara kita," tandasnya. (num/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00