• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sudut Istana

Presiden Jokowi Minta Sertifikasi Tanah Warga di Banten Rampung Tahun 2023

14 March
19:22 2018
0 Votes (0)

KBRN, Serang : Pemerintah menargetkan sertifikasi tanah warga di provinsi Banten bisa rampung pada tahun 2023 mendatang. Karenanya Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) diminta untuk melakukan melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan target tersebut.

Demikian ditegaskan Presiden Joko Widodo saat membagikan 5.000 sertifikat tanah terhadap warga di provinsi Banten, di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (14/3/2018). 

Menurutnya pemerintah terus mendorong peningkatan target sertifikat tanah setiap tahunnya bertambah. Dimana berdasarkan catatan tahun lalu pemerintah hanya mampu menyelesaikan sertifikat tanah warga sebanyak 5 juta. 

"Sedangkan untuk tahun 2018 ini ditargetkan naik menjadi 7 juta dan tahun 2019 ini bisa selesai 9 juta sertifikat tanah," ujar Presiden. 

Bahkan dalam kesempatan itu Presiden mengancam Mentrri ATR Sofyan Jalil akan diganti jika target tersebut tidak mampu dipenuhi. 

"Pa Manteri BPN, kalau target itu tidak bisa diselesaikan, urusannya ada dua diganti atau dicopot. Pak Menteri juga gitu berikan perintah ke Kanwil ke BPN. Kalau tidak begitu tidak akan selesai-selesai soal sertifikat itu," tegas Presiden. 

Sedangkan pada bagian lain Presiden berharap agar setifikat tanah yang sudah diberikan kepada warga untuk dijaga dengan baik. Jangan sampai sertifikat dijadikan agunan ke perbankan tanpa dihitung dengan cermat. Karena jika terjadi warga akan mengalami kerugian lanraran sertifikat tersebut tidak mampu ditebus oleh yang bersangkutan.

"Tolong saya titip sertifikat ini dikasih pelastik, sehingga tidak mudah hilang dan rusak," pinta Presiden. 

Sementara itu Gubernur provinsi Banten Wahidin Halim menyambut baik atas target yang diperintahkan oleh Presiden. Apalagi hal itu sejalan dengan kebijakan Gubernur agar upaya sertifikasi tanah warga menjadi perhatian BPN yang ada di Banten. 

"Meski diakui tanah yang ada di povinsi Banten baru sekitar 23 persen yang baru disertifikasi. Sehingga melihat data tersebut membutuhkan kerja keras dari berbagai pihak yang ada di Banten," kata Gubernur. 

Untuk diketahui 5.000 sertifikat tanah yang dibagikan Presiden Jokowi kepada warga Banten merupakan sisa dari program tahun 2017 lalu. (NJ/WDA) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00