• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ongkos Haji Naik, Kemenag Pandeglang Harap Ada Penambahan Kuota Jemaah

14 March
13:46 2018
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang: Pemerintah melalui Kementerian Agama secara sah telah menetapkan angka biaya penyelenggaraan haji tahun 2018 menjadi Rp35.335.602. Jumlah ini naik sebesar Rp345.290 dari tahun sebelumnya. Nilai itu, berlaku pula bagi calon jemaah haji di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Seksi Haji Kemenag Kabupaten Pandeglang, Wawan Sofwan menuturkan, angka itu bisa berbeda dimasing-masing daerah. Namun karena Pandeglang mengikuti kloter haji Jakarta, sehingga nilai tersebut tidak berbeda.

"Kenaikan ongkos itu tidak ada masalah. Harga di Pandeglang sama dengan di Jakarta, sekitar Rp35 juta. Karena di Pandeglang mengikuti kloter di Jakarta. Angkanya pasti akan berbeda dengan daerah lain, seperti di Papua," sebutnya, Rabu (14/3/2018).

Wawan pun menyambut positif angka kenaikan itu, dan dipandang realitis. Karena dengan naiknya biaya ongkos haji, juga akan diikuti oleh jumlah makan yang diterima oleh jemaah. Dimana tahun depan, jemaah haji Indonesia akan mendapat jatah makan dengan total 40 kali. Sebelumnya hanya 25 kali.

"Lagipula selama ini pelaksanaan dan fasilitas bagi jemaah haji sudah cukup baik. Sehingga wajar jika ada kenaikan. Kan ongkos haji yang sebenarnya Rp63 juta, ini subsidi dari dana manfaat. Jadi ongkos haji di Indonesia cenderung murah," bebernya.

Hanya saja, Wawan berharap supaya kenaikan biaya perjalanan haji itu diiringi dengan penambahan kuota haji bagi Pandeglang. Wawan menyebutkan, selama ini kuota yang dialokasikan bagi Pandeglang belum sesuai harapan. Meski diakui ada peningkatan, namun jumlahnya dianggap belum ideal.

"Tahun lalu Pandeglang mendapat jatah kuota haji sebanyak 770 jemaah. Tahun depan, yang sudah muncul dalam kuota reguler murni sebesar 745 jemaah. Akan tetapi jumlah itu belum ditambah dengan kuota cadangan," terangnya.

"Sedangkan jika melihat mayoritas penduduk muslim di Banten yang berada di Pandeglang dan Lebak, seharusnya jatah jemaah haji bisa mencapai untuk 1.200 orang. Sementara selama ini, jatah terbesar di Banten selalu diperoleh Tangerang, lantaran jumlah pendaftarnya yang cukup banyak," sambung Wawan.

Kendati demikian lanjut Wawan, ia melihat bahwa pelaksanaan haji setiap tahunnya semakin baik. Kemenag maupun Pemerintah Arab Saudi terus memperbaiki kekurangan yang selama ini muncul dan dikeluhkan.

"Pelayanan sudah bagus, jadi masyarakat merasa puas. Kalau pelayanan tidak ada yang dikeluhkan, hanya saja semoga makin ditingkatkan," tutupnya. (DF).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00