• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemko Palangkaraya: Netralitas ASN dalam Pilkada Perlu Dijaga

14 March
13:29 2018
0 Votes (0)

Kbrn, Palangkaraya: Panwaslu Kota Palangkaraya memanggil 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di duga tidak netral, dalam tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Juni 2018.

Menyikapi hal demikian, Wakil Walikota Palangkaraya, Mofit Saptono, menyayangkan adanya dugaan ASN yang tidak netral dalam pilkada, apabila memang terbukti terlibat, pihaknya tidak segan segan memberikan sangsi tegas kepada ASN tersebut, bahkan sangsi terberatnya bisa berupa pemberhentian.

Kami akan telusuri dulu kebenaran informasi asn terlibat dalam kampanye, kalau memang benar, maka siap siap menerima sangsi tegas,” kata Mofit kepada RRI, Rabu (14/3/2018).

Lebih jauh kata Mofit, kasus dugaan ASN yang terlibat kampanye, hingga saat ini diserahkan kepada panwaslu, sembari pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru, apa alasan asn terlibat dalam pilkada.

Perkara dukung mendukung salah satu paslon sah sah saja, sepanjang tidak membawa atribut kedinasan, karena di dalam aturan asn sangat jelas, bahwa ASN harus netral, tidak boleh ikut terlibat dalam kampanye, kecuali saat proses pencoblosan, semua ASN memiliki hak yang sama sebagai warga negara lainnya, menggunakan hak pilih di bilik suara,” tukasnya. (Eds/AKS)

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Agus K Supono

    Redaktur Puspem

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00