• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

MT2, Petani Diminta Waspadai Serangan Wereng Dan Tikus

14 March
10:49 2018
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas: Petani yang ada di wilayah Jatilawang, Kabupaten Banyumas yang saat ini mulai mengolah sawahnya, pada masa tanam ke dua ( MT2 ) 2018, diminta untuk mewasadai adanya serangan hama wereng coklat, sundep dan tikus. 

Penyuluh Pertanian Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas Trisula mengatakan, pada MT 2 2018, potensi adanya serangan wereng dan tikus cukup tinggi, hal ini disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu dua bulan terakhir. Kondisi ini, mendukung perkembangbiakan dua hama tersebut. 

Sehingga petani diminta untuk menanam padi yang mampu menahan serangan wereng, dan tikus. Selain itu, pada saat membuat persemaian, petani juga diminta untuk menutup lahan persemaian dengan plastik atau jaring, sehingga tikus tidak bisa memakan bibit padi yang sedang disemai.

Trisula di Jatilawang Rabu, (14/3/2018) menjelaskan luas lahan sawah di wilayahnya mencapai 1679 hektar, 53 hektar diantaranya yang berada di Desa Gunungreja dan Pekuncen sudah menanam padi atau tandur. Sementara untuk desa lainya, belum melakukan penanaman padi, masih dalam pengolahan lahan, seperti membajak atau juga mencangkul. 

Diperkirakaan akhir Maret ini, seluruh lahan sawah di Jatilawang sudah mulai menanam padi. Dengan target selepas Idul Fitri 2018, petani di wilayah Jatilawang sudah bisa panen. 

“ Hama yang perlu diwaspadi sekarang yakni, sundep, wereng coklat dan tikus. Kalau wereng antisipasinya di persemaian, petani sudah melakukanya, sehinga sampai saat ini alhamdulilah aman. Kalau tikusnya kita sudah mengendalikan dengan melakukan gropkyokan,” kata Trisula.

Wilayah Jatilawang merupakan salah satu lumbung padi di Banyumas,  di wilayah ini sudah  ada saluran irigasi yang baik, sebagian besar kelompok petani di wilayah ini memiliki mesin pertanian seperti traktor dan alat perontok padi. 

Selain itu, tanah di wilayah ini juga termasuk subur, dengan hasil padi kering panen perhektar rata- rata 6,5 ton- 7 ton, bahkan di Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang, hasil panen padi pada bulan Febuari lalu bisa mencapai 8,5 ton perhektar. (RA/ARN) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00