• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Masyarakat Berpenghasilan Di bawah 4,5 juta Diberi Kesempatan Mencabut NPWP

13 March
18:59 2018
1 Votes (5)

KBRN Surakarta  : Kantor Pajak Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DJP Jawa Tengah Dua memberikan kesempatan kepada para pesiunan yang berpengasilan kurang dari Rp. 4.5 Juta per bulan untuk mencabut Nomor Pokok Wajib Pajak NPWP

“Kesempatan ini diberikan menyusul adanya kebijakan Pemerintah yang menyebut Pegawai atau karyawan baik negeri atau swasta yang berpengasilan dibawah Rp. 4.5 juta tidak perlu memiliki NPWP maupun membayar pajak,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DJP Jawa Tengah Dua saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/3/2018).

Dijelaskan Rida Handanu, pencabutan bisa NPWP  dilakukan dengan menunjukan Surat Keputusan  SK Pensiun, bukti penghasilan dibawah Rp 4,5 juta dan nantinya akan langsung  dinonNPWPkan.

“Akan tetapi jika ada pensiunan yang berpenghasilan di bawah Rp 4,5 juta, namun memiliki bisnis lain ataupun bekerja di instansi lain dan berpengasilan lebih maka tetap dikenakan pajak dan harus memiliki NPWP,” tandasnya.

Selain pensiunan, Pimpinan Perusahaan juga dihimbau tidak mewajibkan kepada karyawannya untuk memiliki NPWP jika pengasilan memang kurang dari Rp 4,5 juta, tetapi jika karyawan ternyata bekerja pada beberapa perusahaan dan penghasilan melebihi ketentuan tetap kena pajak.

“Namundemikian khusus Pegawai Negeri Sipil PNS tetap terikat peraturan yang mengharuskan adanya pajak pada golongan tertentu,” tukas Rida.

Rida Handanu menambahkan, kepada masyrakat yang tidak bekerja tetapi memiliki usaha penghasilan tetap kena pajak, sebesar 1 persen, tetapi pada aturan baru mendatang diwacanakan akan turun menjadi 0,5 persen.

Aturan pajak memang harus ada dengan ketentuan khusus bagi pegawai, tetapi bagi yang membuka usaha dan memiliki penghasilan dengan angka tertentu tetap disesuaikan keuntungan yang langsung kena pajak, sementara yang usaha bepindah pindah tidak harus memiliki NPWP,” pungkasnya. (SF/ARF/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00