• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

RRI Hadir untuk Mendekatkan Kebudayaan Bangsa

7 March
22:16 2018
2 Votes (5)

KBRN, Semarang : Sebagai Lembaga Penyiaran Publik milik bangsa, Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki kewajiban untuk dapat melestarikan budaya-budaya lokal serta memberikan pemahaman dan pengenalan budaya terhadap generasi milenial sekarang.

Salah satunya hal itu diwujudkan dalam pagelaran Kreasi Anak Negeri RRI Semarang, yang berlangsung, Rabu (7/3/2018) malam dengan menampilkan berbagai jenis kesenian, mulai dari Tarian Jawa, Barongsai, Theater hingga musik Keroncong.

Disiarkan secara langsung di Programa 1, 2, dan 4, acara tersebut juga diisi dengan dialog budaya yang menampilkan Pakar Tehnologi Informatika Udinus Semarang, Prof Edy Noersasongko, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Semarang Dadang Somantri dan Direktur Utama LPP RRI M Rohanudin.

Dalam kesempatan ini, Dirut LPP RRI M Rohanudin menyebutkan RRI memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai budaya yang beranekaragam ada di Indonesia. Meski diakui, salah satu tantangan yang mucul yakni akan banyak konflik horizontal maupun vertikal karena perbedaan tersbeut.

“Akan tetapi justru hal itulah yang harus dijadikan kekuatan untuk maju bersama melalui kecintaan budaya generasi milenial yang merupakan calon pemimpin. Oleh karenanya melalui Programa 4 yang bertagline Ensiklopedi Budaya Keindonesiaan, sehingga sekarang semua budaya di bangsa ini akan kami angkat dan disiarkan secara nasional. Harapan kami, orang Madura tidak hanya tau budaya Madura saja, orang Ende juga tidak hanya tau soal budaya Ende saja, melainkan mereka semua tahu soal kebudayaan seluruh bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu, Pakar Tehnologi Informatika Udinus Prof Edy Noersasongko Semarang menyebutkan perkembangan tehnologi saat ini bukan justru menghalangi keberadaan budaya. Namun dengan kecanggihan tehnologi justru generasi milenial dituntut untuk dapat menyinergikan kedua unsur tersebut.

“Salah satu contoh tentang gamelan yang sudah dapat didapat di aplikasi android sehingga bisa diperkenalkan kepada anak-anak. Ini merupakan kolaborasi yang baik, dan tepat dimana budaya dan Perkembangan Tehnologi justru menjadi satu,” terang Prof Edy yang juga Rektor Udinus. (LS/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00