• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Meski Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK, Tidak Menghalangi Pencalonan Imas di Pilkada Serentak 2018

14 February
21:35 2018
0 Votes (0)

KBRN, Subang: Terkait diamankannya Calon Patahana Imas Aryumningsih, yang terkena Operasi Tangkap Tangang (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (13/2/2018) malam kemarinn di Rumah Dinas Bupati Subang, Jl. Tamansari No.1 Subang. Sekretaris Umum Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta menyatakan, tidak mempengaruhi terhadap pencalonan Imas Aryumningsi di Pilkada Subang pada Pilkada Serentak 2018, karena sesuai dengan Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilu, jelas mengamanatkan bahwa Calon yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Pasangan Calon, apalagi sudah mendapat nomor urut, meski tersandung kasus tindak pidana korupsi dan Pidana umum, selama belum inkrah dipengadilan, pencalonannya bisa terus berjalan.

"Diamankannya Ibu Imas oleh KPK tadi malam, tidak mempengaruhi pencalonan Ibu Imas di Pilkada Serentak 2018," ujar Kaka Suminta kepada Radio Republik Indonesia di Subang, Rabu (14/2/2018).
Sementara itu menurut Kaka, proses politik yang dilakukan KPU Kabupaten Subang, harus berkanjut sampai dengan proses menjadi terdakwa, tidak sampai ke status tersangka hingga akhir tahapan Pilkada, artinya Mendagri tetap mengagendakan pelantikan Imas menjadi Bupati, apabila Imas menang dalam Pilkada nanti.
"Proses tahapan pilkada tetap diikuti oleh Imas sampai selesai, bahkan sampai proses pelantikan, selama Imas tidak ditetapkan menjadi terdakwa dalam kasus ini," jelasnya.
Sementara itu pendapat yang sama disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Maman Suparman, KPU tidak akan mencoret Imas sebagai Calon Bupati, selama proses hukum masih terus berjalan.
"Sebelum inkrah, Ibu Imas tetap sebagai Calon Bupati, bhkan bisa sampai dilantik, jika menjadi pemenang Pilkada nanti," tegasnya.
Lebih kanjut Maman menyebutkan, apabila inkrah sebulan sebelum pencoblosan, maka Partai pengusung bisa mengganti Imas sebelum hari H pencoblosan 27 juni 2018 nanti. (RE/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00