• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kasus Penyerangan Gereja St Lidwina Sleman Ditangani Densus 88

14 February
14:51 2018
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Direskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kombespol Hadi Utomo mengatakan kasus penyerangan di Gereja Lidwina Sleman dengan tersangka Suliono merupakan tindak pidana terorisme yang kewenangannya langsung Densus 88. Tersangka Suliono pun sudah dipindahkan ke Mabes Polri tadi malam sekitar pukul 20.30 Wib.

“Menjadi pertanyaan kenapa digeser ? karena memang tindak pidana tersebut adalah tindak pidana teroris. Tindak pidana terorisme jadi ranah penyidikan temen-temen dari Densus 88 untuk olah TKP."

"Insya Allah tidak ada masalah seluruh barang bukti, seluruh rangkaian peristiwa kita bisa petakan dan  terpenuhi lah untuk pasal yang disangkakan sehingga tadi malam pada jam 20.00 30 dengan resmi tersangka kita serahkan ke Densus 88 untuk diproses lebih lanjut,” kata Kombespol Hadi Utomo pada FGD di DPRD DIY, Rabu (14/2/2018) siang.

Kombespol Hadi Utomo menambahkan, berdasar penyidikan sementara, Suliono merupakan pelaku tunggal dan belum terlihat adanya keterlibatan dengan kelompok jaringan tertentu.  

“Masih pada penyidikan sementara pemain tunggal, artinya belum terlihat jaringan dari mana dan jaringan mana yang terlibat namun perkembangan penyidikan itu akan terus bergulir. Mengapa saya sampaikan demikian ? Kami berbicara atau fakta kami bekerja atas fakta hukum, bukan opini yang berkembang, bukan suara tetangga, bukan suara yang tidak berdasar."

"Saya sendiri yang melakukan penyelidikan itu. Saya telusuri sendiri maka saya bisa pertanggungjawabkan bahwa untuk saat ini tersangka Suliono masih pada tataran melakukan sendiri. Mengapa melakukan ? ya itu tadi karena memiliki paham radikalisme yang berorientasi pada kekerasan,” terangnya.

Kapolda DIY Kombespol Hadi Utomo juga mengajak semua pihak untuk mencegah paham radikalisme yang mengarah pada kekerasan. 

Hadi Utomo mengakui tidak mudah mendeteksi seseorang memiliki paham radikal. Bahkan di negara maju pun terorisme oleh orang berpaham radikal mengarah kekerasan juga terjadi. (WDS/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00