• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pengolahan Sampah di Aceh Tengah Terkendala Sarana dan Prasarana

13 January
23:05 2018
0 Votes (0)

KBRN, Takengon: Pengelolaan sampah agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat Aceh Tengah yang mayoritas daerah pertanian masih terkendala sarana dan prasarana pendukung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Aceh Tengah Zikriadi menyampaikan selama ini pengelolaan sampah masih belum maksimal karena keterbatasan peralatan pengelolaan sampah.

Dengan disahkannya Qanun atau Peraturan Daerah tentang pengelolaan sampah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) pada jumat malam 12 januari 2018, diharapkan menjadi payung hokum memperkuat dalam pengambilan keputusan.

“Kita fasilitas masih agak kurang, nah dengan adanya qanun ini nanti kita diperintahkan untuk melengkapi fasilitas yang masih kurang ini,sehingga bukan saja pemerintah yang mengelola sampah, nanti masyarakat juga terlibat dalam mengelola sampahnya sendiri,” ujar Zikriadi, Sabtu (13/1/2018)

Ditambahkan Zikriadi, dalam qanun juga melibatkan peran serta masyarakat mengelola sampah menjadi bermanfaat, sehingga menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Jelas bahwa masyarakat di perkampungan mengelola sampah sendiri, Pemerintah hanya bekerja melakukan pengangkutan sampah yang tidak bisa di daur ulang dari TPSTS ke TPA,” demikian Kepala Dinas LK.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sebelumnya menyampaikan dengan adanya qanun pengelolaan sampah, penanganan sampah akan menjadi lebih baik di Takengon.

“Ini di tunggu-tunggu, kalau enggak ada Qanun ini masalah penanganan persampahan terutama pengolahan sampah masih belum jelas, dengan putusan qanun, dapat dijadikan payung hokum seluruh komponen masyarakat mapun pemerintah, jadi kelau mau ambil tindakan lebih tegas sudah ada Qanun,” pungkas Bupati Shabela Abubakar. (Sn/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00