• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pasokan Listrik di Bali Aman, PLN Optimis Penjualan energy Tumbuh 6,5 %

13 January
17:18 2018
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar: Pasokan listrik di Bali  hingga saat ini masih sangat aman. PLN Bali optimis  penjualan energy tahun 2018 tumbuh mencapai 6,5 persen.

PLN Distribusi Bali menargetkan penjualan energi tumbuh mencapai 6,5 persen pada tahun 2018. Meskipun pada tahun 2017 lalu growth (pertumbuhan energi) PLN menurun hingga 0,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun pada tahun 2018 optimis growth akan tumbuh sesuai target.

General Manager (GM) PLN Distribusi Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa, di Denpasar mengatakan berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terkahir, Tahun 2017-2026, rata-rata growth per tahunnya ditargetkan tumbuh 8,5 persen.

Target tersebut optimis dapat direalisasikan mengingat tahun 2014 hingga  2016 gowrth sangat baik mencapai 8-9 persen, bahkan pada 2016 growth mencapai 11 persen. Untuk merealisasikan hal tersebut, PLN Bali melakukan berbagai upaya seperti melakukan pelayanan dengan cepat untuk pelanggan yang menginginkan tambah daya atau penyambungan baru,  gencar melakukan pembangunan jaringan, agar seluruh masyarakat di Bali bisa menikmati listrik.

"Selain itu kami juga akan mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan energi, dengan beralih ke energi listrik. Seperti halnya menggunakan kompor listrik, sepeda motor listrik dan sebagainya," ungkapnya.

Disinggung terkait pasokan listrik di Bali seandainya penjualan tumbuh dengan baik, Astawa mengatakan, hingga saat ini pasokan masih sangat aman. Pasokan listrik di Bali mencapai seribu 250 MW dengan beban puncak tertinggi yang pernah terjadi pada tahun 2017 sebesar 856 MW. Saat ini di Bali ada 4 pembangkit besar yang mensuplay daya listrik, yaitu PLTU Celukan Bawang, LPTG Gilimanuk 135 MW, PLTG Pemaron dan Pesanggaran , ditambah transfer Jawa Bali melalui kabel laut sebanyak 320 MW, sehingga total keseluruhan mencapai 1.250 MW.

Meskipun saat ini satu (1) unit PLTU Celukan Bawang dengan kapasitas 125 MW sedang dalam pemeliharaan, namun cadangan masih sekitar 280 MW. "Dari segi kapasitas beban puncak pasokan kita aman," imbuhnya. (IAFM/AA)

  • Tentang Penulis

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00