• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ketua Umum PAN Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor Beras

13 January
13:49 2018
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas : Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan meminta agar Pemerintah meninjau kembali, rencana impor beras dari Vietnam dan Thailand yang mencapai setengah juta ton.

Zulkifli di Purwokerto Sabtu (13/1/2018) mengatakan seharusnya Pemerintah melakukan pengecekan terhadap stok beras di gudang-gudang Bulog terlebih dahulu, setelah itu dilaksanakan operasi pasar.

Dengan tujuan, selain untuk menekan harga beras,  yang sudah melambung tinggi hingga Rp 13 ribu perkilogram. Kebijakan tidak membuka kran impor beras, juga untuk melindungi petani Indonesia, yang saat lagi akan memasuki masa panen raya. Jika impor beras tetap dilaksanakan, dikhawatirkan petani akan merugi.

Zulkifli berpesan kepada Pemerintah, untuk tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia dalam melaksanakan kebijakanya, termasuk dalam rencana impor beras sebanyak setengah juta ton.

“Karena stok cukup kenapa masih impor, cek terlebih dahulu. Katanya stok beras ada 2 juta ton, ada 3 juta ton, mana yang benar mana yang salah. Yang paling penting operasi pasar, turunkan harga, kasihan rakyat kita,”kata Zulkifli hasan.

Dalam orasinya di hadapan ribuan kader PAN yang berasal dari Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap dan Kebumen, Zulkifli juga mengkritisi Pemerintah saat ini, diantaranya soal kesenjangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang masih snagat timpang.

 Selain itu, masih banyaknya penganguran di Indonesia, namun Pemerintah memberikan ijin bagi pekerja asing terutama dari China, India untuk bekerja di Indonesia.

“Kesenjangan yang tinggi antara kaya dan miskin, pertama kesenjangan ekonomi. Satu persen orang kaya, mengguwasai 70 daratan di negri ini. Kita saksikan rakyat kita banyak yang mengangur, banyak yang belum mengangur. Tapi tenaga kerja dari China, India dari mana- mana datang kemari,” tegas Zulkifli Hasan dalam temu Kader PAN di Purwokerto.

Seperti diketahui untuk menekan harga beras yang melambung tinggi Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan sebanyak 500 ribu ton beras akan segera didatangkan dari Thailand dan Vietnam pada akhir bulan ini. (RA/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00