• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pengamat Dorong Perjanjian Ekstradisi Multilateral ASEAN

13 January
12:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pengamat Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana mendorong perjanjian ekstradisi multilateral negara ASEAN untuk Indonesia. Menurutnya jika perjanjian multilateral itu dilakukan kejahatan lintas batas di kawasan Asia Tenggara akan cepat teratasi.

"Kalau ada perjanjian ekstradisi multilateral di negara ASEAN tentunya akan menjadi jalan keluar bagi perjanjian ekstradisi Singapura yang stuck bukan berarti buron akan lari ke negara lain kita berharapnya negara-negara yang lakukan ekstradisi dapat bekerjasama bersama Indonesia," jelas Hikmahanto dalam wawancara bersama RRI di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Hikmahanto juga menambahkan perjanjian ekstradisi ASEAN dinilai dapat membantu upaya penegakan hukum di dalam negeri masing-masing negara anggota ASEAN.

"Kalau ada penjahat dari sini yang kabur ke negara anggota ASEAN yang lain, pemerintah Indonesia bisa ekstradisi orang itu kembali ke Indonesia. Sebaliknya, bila ada warga negara ASEAN lain yang kabur ke Indonesia, kita berkewajiban memulangkan orang yang melanggar hukum di negaranya itu," kata Hikmahanto.

Indonesia sejauh ini sudah mempunyai perjanjian ekstradisi secara bilateral dengan beberapa negara anggota ASEAN, yaitu Malaysia, Filipina, Thailand. (LS/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00