• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

DPD Gerindra Jatim: La Nyalla yang Menulis Surat Rp 170 M, Bukan Kami

12 January
20:37 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno menangkal tuduhan La Nyalla Mattalitti terkait mahar politik untuk menjadi Pilgub Jatim 2018.

Soepriyatno menegaskan tidak pernah memberikan surat mahar politik Rp 170 miliar untuk mengusung La Nyalla menjadi cagub Jatim 2018. Soepriyatno menjelaskan La Nyalla lah yang menemui dirinya dan ingin mendapatkan rekomendasi maju Pilgub Jatim dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"La Nyalla menjanjikan siap membawa Soekarwo Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sebagai partai koalisi, sekaligus membawa dukungan tertulis para kyai se-Jawa Timur dan uang Rp 170 miliar untuk pencalonan, ya jadi kami dukung La Nyalla bukan kami yang tulis surat itu, tapi La Nyala yang menawarkan," kata Soepriyatno dalam wawancara bersama televisi  di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Sementara Pengamat Pemilu, Said Salahuddin menganjurkan agar tidak terjadi "gaduh" mahar politik jelang pilkada atau pilpres, maka perlu dipelajari peningkatan kualitas kader partai. Said tidak menyalahkan partai Gerindra namun menurutnya kebanyakan partai di tanah air kebanyakan bingung ketika akan memasuki kontestasi pemilu.

"Saya melihat kebanyakan partai di tanah air kurang mampu mengorganize dirinya untuk kaderisasi. Itulah salah satu kekurangan banyak partai di tanah air ketika mau pilkada kebingungan siapa calon yang akan diusung, siapkan kader dong didik dong secara kontinyu jadi pada waktu persiapan pemilu ya dia siap, jangan malah mau pilkada atau pilpres kebingungan cari cari tokoh"

"Parpol itu tempat berjuang bukan cari uang, biasakan anggota muncul kesadaran untuk membesarkan partai bukan untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya," terang Said.

Sebelumnya Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti bikin geger publik.

Dikutip dari Tribunnews.com, La Nyalla mencurahkan kekesalannya kepada Ketua Umum Prabowo Subianto yang meminta uang sebesar Rp 40 miliar.

La Nyalla tak memenuhinya, Prabowo kemudian disebut marah dan membatalkan pencalonan Nyalla.

La Nyalla mendapatkan surat mandat dari Prabowo pada 11 Desember 2017.

Dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/ Pilkada/2017 itu dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses DPP Partai Gerindra. Karena itu, selain diminta mencari mitra koalisi, La Nyalla juga diminta untuk menyiapkan kelengkapan pemenangan.

Salah satu kelengkapan pemenangan, ucap La Nyalla, ia sempat diminta uang Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Uang itu digunakan untuk saksi dalam Pilkada Jatim. (LS/TVONE/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00