• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Ritual Adat Empas Menanga Mual, Lestarikan Alam Dan Lingkungan Utamanya Mata Air

10 January
15:30 2018
0 Votes (0)

KBRN, Mataram: Desa Akar-Akar yang berada dalam kawasan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, merupakan nama sebuah desa, yang terkenal di seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara. Ini dikarenakan, komunitas yang tinggal di Desa itu masih tetap memegang dan mempraktekkan kegiatan adat-istiadat dan nilai-nilai budaya yang tetap dijunjung tinggi, termasuk hukum adat yang mengatur dan mengikat secara keseluruhan komunitas adat.

Hukum adat juga mengatur hubungan antar masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan alam lingkungannya, dan masyarakat dengan Tuhannya.

Demikian juga dalam agenda acara Pesona Budaya Ritual Adat Empas  Menanga Mual yang dipusatkan di Akar-Akar Bayan, dimana masyarakat yang tetap memegang teguh adat Budaya yang melestarikan alam dan lingkungan terutama bagaimana sumber mata air dan sungai tetap dapat dipelihara dengan baik.

Bupati Kabupaten Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, mengatakan bahwa  melalui kegiatan rutin yang di lakukan ini masyarakat memegang teguh prinsip mempolong dan merenten, sehingga setiap permasalahan baik adat ataupun tidak akan dapat kita selesaikan dengan baik.

“Saya juga sangat mengapresiasi agenda tahunan yang terus kita lakukan ini, tentunya kita akan dapat bersukur kepada Allah atas rahmat yang diberikan khususnya kepada masyarakat Akar-akar dan Lombok Utara pada Umumnya,” katanya, Rabu (10/1/2018).

Bupati sangat berharap agar berbagai pihak terus mampu untuk memelihara adat dan Budaya lokal yang di miliki ini sehingga kedepannya selain dapat dinikmati oleh anak cucu, juga akan dapat menjadi tujuan wisata menarik bagi wisatawan mancanegara dan juga wisatawan lokal.

“Kaitannya dengan acara ini, dimana pada tahun lalu kita telah melepas kurang lebih 5000 ekor ikan kesungai ini maka pada tahun ini ikan yang akan kita lepas menjadi berjumlah10.000 ekor. Dengan harapan kedepannya akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, oleh sebab itu mari kita jaga dan kita pelihara apa yang telah kita pertahankan ini sehingga dapat terus berkelanjutan,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sarifudin.SH.MH, Kepala Dinas Pariwisata, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan juga masyarakat yang ada di Akar-akar. (HS/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00