• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Aceh Timur Salurkan 11 Ton Beras Untuk Korban Bencana Banjir

7 December
22:51 2017
0 Votes (0)

KBRN, Idi : Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir disejumlah kecamatan dalam wilayah itu. Bantuan disalurkan ke masyarakat melalui pihak kecamatan dan seterusnya diambil aparatur desa untuk dibawa ke titik pengungsian.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menangani korban banjir melihatkan sejumlah instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) dan Bagian Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Masyarakat (Isra) Setdakab Aceh Timur.

“Bantuan sudah disalurkan keseluruh titik pengungsian disejumlah kecamatan. Hingga saat ini berat yang kita salurkan sudah mencapai 11 ton,” kata Sekda Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat S.STP MAP melalui Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, SSTP, MAP, Kamis (7/12/2017).

Selain menyalurkan bantuan beras, pihaknya bersama Dinas PUPR juga terus membersihkan timbunan tanah longsor yang menutupi 15 meter badan jalan lintasan utama Peureulak – Lokop di Desa Rampah, Kec. Serbajadi, sejak, Rabu 6 Desember 2017. Sementara longsor terjadi, Selasa 5 Desember 2017, sekira pukul 14:00. Meskipun tidak ada korban jiwa, tapi akses kedua arah terputus.

Sementara Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, M. Yasin, melalui Kabid Bantuan Sosial, Agus, secara terpisah menyebutkan, bantuan yang disalurkan pihaknya antara lain 600 kotak mi instan, 100 kotak kecap, 100 kotak saus, 100 kotak dan 100 kotak biscuit dan 100 kotak air mineral. “Seluruh bantuan ini sudah kita salurkan ke titik pengungsian,” kata Agus.

Bantuan logistik yang disalurkan meliputi ke pengungsian di Kecamatan Pante Bidari, Simpang Ulim, Julok, Birem Bayeun, Ranto Peureulak dan beberapa titik lain yang terkena dampak banjir musim ini di Kab. Aceh Timur. “Bantuan yang kita salurkan sesuai dengan laporan dampak banjir yang dikirim pihak kecamatan ke BPBD Aceh Timur sebagai Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops),” tutup Agus. (SA).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00