• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Rakit Pohon Pisang Jadi Akses Transportasi Utama Korban Banjir di Aceh Utara

7 December
18:56 2017
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Banjir merendam ribuan rumah dan fasilitas infrastruktur di kabupaten Aceh Utara sejak hari Jumat (1/12/2017). Kondisi terkini dilaporkan, banjir mulai surut, namun sejumlah kecamatan masih terendam hingga 1,5 meter. 

Musibah dari bencana banjir tersebut telah melumpuhkan aktivitas warga, perkantoran, sekolah-sekolah dan transportasi. 

Warga yang menjadi korban banjir memanfaatkan rakit yang terbuat dari pohon pisang sebagai sarana transportasi untuk kembali ke rumahnya.  

Seperti yang terlihat di desa Cot U Siblah, kecamatan Lhoksukon, warga harus membuat rakit dari batang pisang untuk alat transportasi.

Imum Desa setempat bernama Salahudin mengatakan, genangan banjir di desanya mencapai 1 hingga 2 meter. Hampir semua warga desa mengungsi ke lokasi posko yang telah dibuka oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. 

"Di desa Cot U Sibak, Kecamatan Lhoksukon, banjir masih cukup tinggi mencapai 1 meter.  Warga menggunakan rakit batang pisang untuk akses transportasi," kata Salahudin, Kamis (7/12/2017). 

Dia menyebutkan, distribusi bantuan ke desanya belum maksimal. Yang paling dibutuhkan warga adalah bantuan logistik untuk membuka dapur umum. 

Banjir di Aceh Utara sudah berlangsung selama sepekan. Sedikitnya ada 23 dari 27 kecamatan yang terdampak banjir. Sekitar 15 ribu jiwa dilaporkan mengungsi. 

Banjir disebabkan karena intensitas hujan yang cukup tinggi melanda wilayah itu sehingga meluapnya Krueng Keureuto, Krueng Pase, Sungai Buloh dan Sungai Tanah Jambo Aye dan diperparah karena tanggul jebol. (Mj/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00