• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polres Aceh Utara Distribukan logistik ke Pengungsi Banjir dengan Perahu Karet

7 December
15:30 2017
0 Votes (0)

KBRN, Aceh Utara : Keluarga Besar Polres Aceh Utara, Distribukan bantuan logistic ke korban banjir yang masih berada di pengungsian yang tersebar sejumlah Kecamatan di Aceh Utara, dengan mengunakan dua perahu karet agar bantuan yang akan di salurkan tersebut bisa sampai posko pengungsi, walaupun air sudah mulai surat, Namun  empat dari 23 kecamatan yang terendam banjir, ketinggian air dibadan jalan lintas kecamatan tersebut masih berkisar 70 hingga 1 meter, sehingga tidak bisa dilalui kenderaan roda empat maupun truck.

Kapolres AKBP Ahmad Untung Sangaji, didampingi Wakapolres  Kompol Suwalto kepada RRI mengatakan, penyaluran bantuan  logistik dari keluarga besar Polres Aceh Utara termasuk ibu Bhayangkari di Empat Kecamatan  yang masih tergenang air terpaksa harus  mengunakan perahut karet agar bisa berkeliling kesejunmlah titik lokasi pengungsi

“Penyaluran bantuan logistic ini sudah kami lakukan sejak hari pertama banjir, meliputi sejumlah kecamatan di antaranya Pirak Timu, Lhoksukon, Matangkuli dan Baktiya, bantun itu berupa beras, telur, mie instan, dan gas Elpiji serta lainnya,” terang AKBP Ahmad Untung Sangaji, Kamis (7/12/2017).

Selain itu, dikatakannya,  Polres Aceh Utar  telah membuka posko bantuan kesehatan gratis di simpang Desa Dayah Kecamatan Lhoksukon Ace Utara, untuk masyarakat khusunya korban banjir yang masih berada ditenda pengungsian untuk memeriksa kesehatan secara gratis, dan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap musibah ini .

“Selama tiga hari kami buka posko kesehatan iniTim Bidang Kedoktoran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Aceh dan Polres Utara serta dibantu sejumlah dokter Lhokseumawe, sudah memberikan pelayanan kepada warga sekitar 1.000  lebih warga, rata rata mereka mengeluhkan gatal gatal, diare dan deman , ‘ terangnya

Seperti diketahui, banjir yang rendamkan 23 kecamatan dalam kebuapten Aceh Utara, sejak beberapa hari terakhir, disebabkan akibat hujan deras dan meluapnya air sungai serta jebolnya sejumlah tanggul sungai, sehingga sebanyak 8.266 kepala Keluarga (KK) atau 33,110 jiwa, di 15 kecamatan terpaksa harus mengungsi .

Namun banjir yang terparah terdapat di Lima Kecamatan, yaitu Matangkuli, Langkahan, Pirak Timu, Baktiya dan Lhoksukon, ketinggian air dipermukiman warga berkisar 70 centimeter1. 5 meter, sedangkan badan jalan rata rata 70 hingga 1 meter. (FUL/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00