• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Presiden Luncurkan Peremajaan Kebun Kelapa Sawit di Musi Banyuasin

13 October
11:59 2017
0 Votes (0)

KBRN, Musi Banyuasin : Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan peremajaan Kebun Kelapa Sawit di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/17). Peremajaan dilakukan terhadap 4400 hektar kebun kelapa sawit di Sumatera Selatan. 

Presiden Joko Widodo mengatakan, dengan peremajaan tersebut pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas komoditas kelapa sawit. Dengan adanya peremajaan kebun kelapa sawit tersebut, maka diharapkan produksi kelapa sawit yang semula hanya mencapai 2 ton per hektar akan meningkat menjadi 8 ton.

Presiden mengatakan peremajaan ini nantinya akan dilanjutkan di wilayah lain di Indonesia dan merambah ke sektor perkebunan lain seperti kopi, karet, dan kakao.

“Bahwa di Musi Banyuasin akan diremajakan 4.400 Ha Kebun Sawit yang sudah tua. Ini kita mulai di Sumsel terlebih dahuli. Kemudian Bulan depan akan saya dorong masuk ke Sumut. Bulan depannya lagi masuk ke Jatim masuk ke Riau. Tahun ini memang kita akan fokus dulu di Sumatera. Tahun depan baru akan saya dorong ke Kalimantan. Ini bibit nanti kalau sudah gede nanti bisa 8 ton."

"Kalau nanti sawit ini sudah bisa berjalan. Saya akan bergerak lagi ke Karet. Bergerak lagi ke kopi, ke kakao, ke pala, karena ini sama sudah lebih dari 15 tahun 20 tahun 25 tahun ngga pernah diremajakan,” tutur Jokowi. 

Industri kelapa sawit di Indonesia menjadi sektor industri strategis nasional yang menopang devisa negara dengan nilai sebesar 16,94 miliar dolar AS atau setara 227 triliun.

Pemerintah mencatat produktivitas kelapa sawit saat ini masih tergolong rendah karena hanya menghasilkan sekitar 3,7 ton per hektar per tahun jika dibandingkan dengan potensi yang ada.

Pemerintah mencatat faktor utama rendahnya produktifitas kelapa sawit adalah kondisi pertanaman kelapa sawit yang sudah tua dan rusak serta penggunaan bibit yang belum menggunakan benih unggul bersertifikat. (PR/DS/Foto:Ndy)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00