• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tiga BUMN di Medan Didorong Daftarkan Masyarakat Jadi Peserta JKN-KIS

13 October
11:01 2017
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kantor cabang Medan menargetkan tahun ini tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendaftarkan masyarakat yang berada di area konsesinya, menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). 

"Kalau BUMN baru Pertamina. Kami sudah melakukan pendekatan pada BUMN lainnya yang punya program CSR. Target kami tahun ini ada tiga BUMN lagi," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang  Medan, Ari Dwi Aryani, usai peluncuran program loyalitas mekanik kartu BPJS Kesehatan untuk mekanik Sumbagut di Medan, Kamis (12/10/2017) malam.

Ari mengungkapkan, peran yang diambil oleh BUMN menjadi kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Apalagi program JKN-KIS adalah program gotong royong yang apabila disinergikan dengan program CSR, maka JKN-KIS menjadi sarana yang tepat karena peningkatan kesehatan adalah salah satu sasaran program CSR.

"Artinya orang yang mampu, membantu yang kurang mampu. Jadi iurannya yang sehat akan membantu yang sakit. Harapan kami, badan usaha lain bisa mengikuti yang dilakukan Pertamina. Jadi penduduk di sekitarnya yang berkontribusi pada badan usaha untuk diberikan perhatian agar didaftarkan," ucapnya.

Sementara Sales Region Manager I Medan PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo menuturkan, program asuransi mekanik BPJS Kesehatan ini akan diberikan kepada lebih 100 orang mekanik beserta keluarga mereka selama periode satu tahun ke depan dengan total 198 kepala.

"Mekanik ini merupakan mekanik yang bekerja di bengkel owned-channel Pertamina beserta bengkel umum serta anggota keluarganya yang terdaftar dalam kartu keluarga. Beberapa kali kita survei, mekanik ada yang tercover ada yang belum. Jadi nanti akan kita lakukan evaluasi bertahap," bebernya. (Widya/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00