• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Berkas PDIP dan Perindo Kabupaten Malang Dikembalikan, Nasdem Lolos

13 October
10:18 2017
3 Votes (4.7)

KBRN, Malang : Berkas salinan keanggotaan partai politik (Parpol), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Perindo dikembalikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, karena foto copy elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dan Keanggotaan dua parpol tersebut tidak sinkron dengan yang ada di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Berbeda dengan berkas Partai Nasdem yang menyerahkan salinan berkas keanggotaan parpol , Jumat,(13/10/2017) dan setelah diverifikasi dinyatakan lolos, sebab salinan e-KTP dan keanggotaan partai telah sinkron dengan SIPOL.

"Sampai saat ini, sudah ada tiga parpol yang sudah menyerahkan berkas salinan keanggotaan dan foto copy eKTP," ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko kepada RRI, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, pengembalian berkas salinan itu dilakukan, karena berkas salinan PDI P dan Perindo dinilai tidak sama dengan data SIPOL. Ia menjelaskan, Perindo telah menyerahkan berkas keanggotaan kepada KPU dengan hard copy sebanyak 1627 Kartu Tanda Anggota (KTA) dan sebanyak 1540 e-KTP.

"Tetapi data KTA yang diserahkan tidak sinkron dengan data e-KTP tercatat pada SIPOL. Kedua syarat ini memang harus dilampirkan dalam penyerahan berkas peserta pemilu," terang Santoko.

Sedangkan untuk PDIP, kata Santoko, salian hard copy yang diserahkan sebanyak 1818 KTA yang juga dinilai tidak sinkron dengan data pada SIPOL, sehingga kedua partai itu, baik PDIP maupun Perindo harus melengkapi salinan berkas keanggotaan dan eKTP hingga batas waktu akhir penyerahan berkas, yaitu tanggal 16 Oktober 2017 mendatang.

Sementara Partai Nasdem telah menyerahkan hard copy salinan eKTP dan keanggotaan sebanyak 2500 KTA, setelah diverifikasi data tersebut telah sesuai dengan SIPOL, yaitu sebanyak 2383.

Ia membeberkan, sesuai dengan Pasal 17 ayat (3) PKPU Nomor 11 tahun 2017 tentang Pendaftaran Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2019. Jumlah foto copy KTP anggota partai harus sama dengan yang terdaftar dalam sistem administrasi parpol (SIPOL).

"Sejak kita buka pada 3 Oktober 2017 lalu baru tiga partai itu yang menyerahkan berkas salinan keanggotaan. Dan parpol yang belum memenuhi syarat penyerahan berkas, bukan berarti batal menjadi peserta Pemilu 2019, sebab penyerahan salinan berkas ini juga dibuka di tingkat nasional oleh KPU pusat, begitu juga tingkat propinsi," urainya.

Sehingga, parpol yang tidak melengkapi salinan berkas, bukan berarti langsung gugur menjadi peserta, karena masih ada proses dan mekanisme lain di tingkat penyelenggara pemilu yang lebih tinggi.

Santoko menambahkan, dari 73 parpol yang tercatat di Kementerian Hukum dan Ham, di Kabupaten Malang baru terdeteksi dan tercatat KPU sebanyak 17 partai politik, lima diantaranya adalah partai baru, antara lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Republik, Perindo, dan Partai Idaman.

"Untuk partai baru, minimal kami akan melakukan verifikasi faktual," tambah Santoko. (SP/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00