• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Menpora Beri Kesempatan Atlet Difabel Tryout ke Luar Negeri

24 September
20:05 2017
1 Votes (5)

KBRN, Solo: Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi usai menyambut kedatangan kontingen Indonesia yang kembali ke tanah air selepas mengikuti ASEAN Para Games 2017 di Bandara Adi Sumarmo, Minggu sore (24/9/2017) mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Satlak Prima untuk mempersiapkan atlet Paralimpian untuk melaksanakan try out ke Luar Negeri.

"Mereka juga diperlakukan sama dengan yang normal, selain itu merka kan juga akan tampil di Olimpiade Tokyo 2020, sehingga bagi atlet yang mampu tentunya akan mengikuti serangkaian try out," ujar Cak Imam.

Tentunya, kata Menpora ini akan dibahas lebih mendalam karena menyangkut anggaran. Selain itu, kiprah para atlet difabel seluruhnya berpotensi meraih medali.

Sementara itu dalam suasana semarak penuh haru menyeruak kala satu persatu Menpora mengucapkan selamat, mengalungi bunga dan menyalami anggota kontingen mulai dari atlet, pelatih, hingga ofisial tim Indonesia. 

Selesai penyambutan, para atlet dan kontingen diarak dengan menggunakan mobil menuju Hotel Lor In, yang selama ini menjadi tempat penginapan atlet selama menjalani pemusatan latihan.

"Selamat datang Pahlawan Olahraga Indonesia, Ibu Pertiwi menyambut kembali kedatangan putra putri terbaiknya, kalian atlet atlet yang tidak biasa. Tapi luar biasa.. hebat," ucap Menpora saat memberi sambutan dalam acara jamuan makan bersama yang sengaja dibuat untuk menyambut kontingen dan bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian terbaik Indonesia di ajang ini

"Tidak hanya sebagai juara umum, para atlet telah menorehkan rekor yang luar biasa dengan catatan 36 rekor, 28 catatan rekor di cabang renang, 4 rekor atletik dan 4 rekor di cabang angkat berat," terang Menpora lagi.

Indonesia menutup ASEAN Para Games 2017 dengan 126 medali emas, 75 perak dan 50 perunggu jauh meninggalkan perolehan medali negara negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.

"Berbekal pemusatan latihan jangka panjang di Solo yang telah dimulai sejak tahun 2016 lalu dan motivasi tinggi para atlet menjadi faktor penting kemenangan ini. Mentalitas juara inilah yang harus ditularkan kepada seluruh rakyat, bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang," tegasnya.

Lebih jauh Imam menyampaikan komitmen dukungannya untuk pelaksanaan pelatihan nasional yang lebih baik bagi para atlet ke depan

Ia juga memastikan terkait pemberian bonus kepada para atlet akan mengutamakan prinsip kesetaraan yang tidak akan membedakan atlet. 

"Bonus bukan tujuan, namun menjadi penambah semangat atlet dalam meningkatkan kemampuannya hingga ke level tertinggi," tukasnya.

Raihan positif dalam ASEAN Para Games akan menjadi modal penting menghadapi Asian Games tahun depan, mengingat kekuatan kontingen yang akan diturunkan kurang lebih sama dengan skuat yang ada saat ini. (IB/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00