• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

IDI NTB Tahun 2016 65,41 Masih Dibawah IDI NTT Tahun 2016 Sebesar 82,49

14 September
15:29 2017
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2016 mencapai 65,41 dalam skala indeks 0 sampai 100. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan IDI 2015 yang capaiannya sebesar 65,08.

Meskipun sedikit mengalami perubahan, tingkat demokrasi di Nusa Tenggara Barat tersebut masih termasuk dalam kategori sedang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi NTB Ir Endang Tri Wahyuningsih kepada Wartawan, Kamis (14/9/2017).

Ie menegaskan, angka ini berada di bawah IDI Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menempati urutan ketiga secara nasional.

Belum maksimalnya Indeks Demokrasi Indonesia NTB tidak lepas dari aturan yang mengikat utamanya yang berkenaan dengan keyakinan.

Sementara di provinsi NTT, kebebasan dalam menjalankan keyakinan tidak diatur dengan ketat sehingga berdampak strategis dalam meningkatkan  Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2016 sebesar 82,49.

“Jadi aturan tertulis yang membatasi kebebasan atau mengharuskan masyarakat dalam menjalankan agama. Inikan masih diatur dikita,” paparnya.

Kemudian hal-hal lain yang membuat IDI NTB kalah dengan NTT yakni skor alokasi anggaran pendidikan serta upaya penyediaan informasi APBD.

Lebih jauh disebutkan Endang, capaian IDI Nusa Tenggara Barat dari tahun 2009 hingga 2016 mengalami fluktuasi. Pada awal mula dihitung tahun 2009, capaian IDI hanya sebesar 58,12. Angka ini terus mengalami perubahan hingga mencapai momen tertingginya pada tahun 2016yaitu sebesar 65,41.

Fluktuasi angka IDI adalah cerminan situasi dinamika demokrasi di Nusa Tenggara Barat. IDI sebagai sebuah alat ukur perkembangan demokrasi yang khas Indonesia memang dirancang untuk sensitif terhadap naik-turunnya kondisi demokrasi.

IDI disusun secara cermat berdasarkan kejadian (evidence-based) sehingga potret yang dihasilkan merupakan refleksi realitas yang terjadi.

Angka IDI 2016 merupakan indeks komposit yang disusun dari nilai tiga aspek yakni aspek Kebebasan Sipil yang bernilai 65,06, aspek Hak-Hak Politik yang bernilai 62,08, dan aspek Lembaga Demokrasi yang bernilai 71,13,” imbuhnya. (HS/AA)

  • Tentang Penulis

    Hayatun Sofian

    <p>Reporter RRI Mataram</p><p>Facebook : </p><h5 class="_5pbw _5vra" data-ft="{"tn":"C"}" id="js_359"><span class="fwn fcg"><span class="fcg"><span class="fwb"><a class="profileLink" data-ft="{"tn":"l"}" data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1788084949" data-hovercard-prefer-more-content-show="1" href="https://www.facebook.com/sofian.j.usman" id="js_4ot">Hayatun Sofian</a></span></span></span></h5><p></p>

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00