• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SIGAP POLRI

Polrestabes Surabaya Amankan Begal Spesialis Korban Anak SMP

14 September
15:28 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan tiga tersangka dalam kasus tindak pidana penipuan yang mengarah kepada kasus curanmor, dengan spesialisasi korban anak anak. Tersangka masing masing SA (24) warga Kapasari, Surabaya; DI (24) warga Pakis Gunung, Surabaya; dan EF (22) warga Gembong Sawah, Surabaya.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya - Kompol Lili Djafar menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi pada 13 September lalu. Dimana di sekitar Dusun Tanggungan, Desa Wringinanom, Kabupaten Gresik, terjadi pencurian kendaraan bermotor milik korban atas nama Adit pelajar SMP.

"Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus perampasan atau pencurian sepeda motor spesialis anak," jelasnya, Kamis (14/9/2017).

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kemudian melakukan penyekatan di pintu tol Suramadu, mengingat kendaraan hasil kejahatan dari Surabaya dibawa ke wilayah Madura. Terbukti, polisi berhasil menemukan ketiga tersangka yang hendak membawa sepeda motor hasil rampasan di wilayah Gresik tersebut.

"Ini sudah tiga TKP yang berada di Gresik, dan ini adalah anak anak yang dari Surabaya sini dan mencari sasaran di Gresik," tambahnya.

Para tersangka mengaku tidak berani mencari korban orang dewasa, dan sengaja menyasar anak anak karena mudah ditakuti. Selain itu, anak anak lebih mudah dibohongi. Modus operandi para pelaku adalah, mereka menanyakan alamat dan diminta mengantar ke alamat tersebut.

"Setelah anak anak tunjukin alamatnya, diminta antar kesitu. Dan seterusnya anak anaknya disuruh masuk, lalu sepeda motornya bisa dibawa lari," terang Lili.

Untuk kendaraan type Vario dijual dengan harga Rp 3 juta, sedangkan jenis Beat dijual dengan harga Rp 2,3 juta. Mereka melepas kendaraan hasil curian tersebut kepada penadah yang ada di wilayah Madura.

"Mereka ini melakukan pencurian sepeda motor ini dijualnya di Madura, dan hasilnya untuk dipakai sebagai taruhan judi burung dara," imbuhnya. (Anik/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00