• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Presiden: Perpustakaan Harus Berinovasi untuk Tingkatkan Minat Baca Gen Y

14 September
12:54 2017
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk berinovasi meningkatkan minat baca anak muda yang memudar akibat modernisasi digital. Karenanya, Kepala Negara mengatakan, pengembangan perpustakaan yang berevolusi secara digital, akan memudahkan masyarakat guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara cepat.

Era digital yang sudah menjadi bagian dari hidup manusia modern kini semakin mempersempit waktu untuk membaca. Buku ataupun koran cetak secara perlahan tapi pasti, mulai tersingkirkan seiring berjalannya waktu. Dalam acara peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta pada hari ini, Kamis (14/09/17), Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk berinovasi meningkatkan minat baca anak muda yang memudar akibat modernisasi digital. Karenanya, Kepala Negara mengatakan, pengembangan perpustakaan yang berevolusi secara digital, akan memudahkan masyarakat guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara cepat.

"Mereka sekarang lebih senang baca tulisan atau baca berita di smartphone atau di tablet dan saya keliling ke kampus-kampus, saya tanya berapa banyak yang mereka yang masih baca koran cetak saya dapat memastikan sudah sangat berkurang sekali." Ujar Presiden ketika meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Nasional RI di Jalan Medan Merdeka Selatan, hari ini.

Jokowi menambahkan, dengan durasi waktu membaca yang juga turut berkurang, maka kemudahan dan kecepatan sistem dalam memberikan pelayanan menjadi sangat penting, karena jika tidak maka akan terlewati.

"Bahkan kalau judulnya saja sudah tidak menarik, judul ini sekarang penting sekali jadi kalau sudah tidak menarik langsung lewatin. Kalau bukunya susah dicari pasti mereka juga tidak mau baca. Jadi kecepatan-kecepatan sistem, kecepatan melayani ini menjadi sebuah hal menjadi yang sangat penting karena generasi sekarang, generasi y,  generasi z sudah mau apa-apa tinggal klik." Tandasnya.  

Gedung Layanan Perpustakaan Nasional RI dibangun dalam jangka waktu 2,5 tahun dan kini Gedung Layanan Perpustakaan tersebut dahulunya hanya memiliki 3 lantai, maka kini mencapai 27 lantai dengan fasilitas yang cukup memadai, mulai dari Ruang Konsultasi, Ruang Untuk Anak-anak, hingga Ruang Koleksi Naskah Nusantara. Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa gedung tersebut telah menjadi Gedung Perpustakaan tertinggi di dunia, dengan sejumlah fasilitas yang baik. (PR/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00