• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kemarau Melanda, Petani Diimbau Beralih Tanam Jagung

14 September
08:29 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Dadih Permana mengajak petani beralih menanam jagung dibanding padi saat air langka di bulan-bulan ini.

Menurut Dadih jagung, kacang hijau dan kedelai adalah tanaman yang pas untuk dikembangkan saat musim kemarau karena jagung dan lainnya dak memerlukan banyak air, sehingga para petani dapat menghemat penggunaan air dan dapat mencari nafkah dengan menjual jagung.

"Jangan tanam, tanaman yang membutuhkan air banyak. Mitigasi paling penting ya ini, bercocok tanam palawija seperti jagung, kedelai dan kacang hijau kira kira 56 hari panen sudah dan itu tidak membutuhkan banyak air". 

"Kalau ada petani yang belum mau beralih, kita akan mendampingi dan memberikan edukasi lebih lanjut," tutur Dadih dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Dadih menambahkan pemerintah juga dapat melakukan mitigasi jangka panjang dengan melakukan konservasi pada daerah-daerah tangkapan air untuk dapat membangun embung.

"Embung juga baik untuk diterapkan dan demi masyarakat Indonesia yang sejahtera," katanya.

Sebelumnya Kementan telah menargetkan pembangunan embung sebanyak 5.480 unit pada 2017. Angka tersebut termasuk ke dalam program 30 ribu unit embung yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Lima ribuan unit embung itu memakan biaya sebesar Rp797 miliar. Embung-embung ini akan memiliki luas sebesar 137.075 hektare.

Pembangunan embung ditujukan untuk mengelola air semaksimal mungkin sebelum mengalir ke laut. (LS/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00