• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Lancar Mudik dengan Aplikasi "Ayo Mudik" dari Kominfo

19 June
20:56 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Mudik merupakan moment tahunan yang selalu disambut gembira dengan banyak pihak terutama bagi mereka yang hendak pulang ke Kampung Halaman untuk merayakan Hari Raya. Untuk melancarkan mudik Lebaran kali ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan Aplikasi Ayo Mudik yang dapat diunduh dan digunakan oleh para pemudik, guna memudahkan mereka dalam mencari informasi. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan, aplikasi tersebut dapat memberikan informasi bagi para pemudik mengenai keberadaan pos polisi, fasilitas kesehatan, ATM, pom bensin, dan lainnya. Hal tersebut disampaikan Menkominfo kepada wartawan di Istana pada Senin (19/6/2017).    

"Untuk kenyamanan masyarakat yang mudik, juga aplikasi ayo mudik juga sudah bisa diunduh. Itu memudahkah. Aplikasi ini berbasis Google map, jadi bisa tahu jaraknya, berapa menit sampainya, dan sebagainya. Apakah itu pos polisi, pos kesehatan, ATM, pom bensin, masjid dan sebagainya. Intinya itu. Ini mungkin setiap hari akan ada di televisi, untuk menyampaikan persiapan mudik ini," jelas Rudiantara.

Selain itu, Menkominfo juga menambahkan, bahwa pihaknya menyediakan aplikasi untuk mudik, pihaknya juga menyediakan Base Transceiver Station Mobile atau menara antene mobile yang dipasang di titik-titik rawan kemacetan. 

"Karena pengalaman yang lalu-lalu, kalau terjadi kemacetan selalu larinya tingginya orang berkomunikasi. Jadi diperkirakan di titik-titik rawan dipasang BTS mobile. BTS mobile itu mini truk yang ada towernya antenanya radionya. Total dari operator gabungan ada sekitar 300," ujarnya. 


BTS Mobile menurut Menkominfo Rudiantara disediakan di Pulau Jawa, mengingat sebagian besar pemudik bertujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, jika tahun lalu Kominfo hanya menyediakan 200 BTS mobile, maka kali ini Kominfo menyediakan sekitar 300 BTS Mobile. (PR/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00