• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Awal Juli, 'Command Center' Pandeglang Mulai Digarap

16 June
10:07 2017
2 Votes (4)

KBRN, Pandeglang : Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang mengungkapkan bahwa pada awal Juli mendatang, Command Center atau Ruang Kendali Darurat akan mulai digarap. Saat ini Diskomsantik tengah menyelesaikan persoalan administrasi yang sempat mengalami kendala.

Kepala Diskomsantik Pandeglang, Yahya Gunawan menjelaskan, pihaknya kini sedang mengubah sistem pengadaan video wall. Karena sebelumnya, Diskomsantik sempat akan menempuh melalui lelang. Namun hal itu diurungkan berdasarkan edaran dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

Jadi mungkin nanti kami akan melakukan penataan ulang. Awalnya kami akan menempuh jalur lelang. Namun saat awal Mei kemarin kami disarankan untuk menempuh lewat E-Purchasing. Sedangkan di SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) kami sudah tayang lelang,” katanya, Jumat (16/6/2017).

Yahya mengatakan, jika tahapan E-Purchasing telah diselesaikan pada bulan ini, maka pada bulan depan akan difokuskan untuk penataan dan pemasangan video wall. Karena menurutnya, butuh waktu sekira 2 pekan untuk memasang sebanyak 22 layar video. Dengan demikian, Command Center yang digagas menuju Smart City ini bisa diresmikan pada tanggal 17 Agustus mendatang.

“Sudah ada beberapa penyedia yang berasal dari E-Catalog sudah menawarkan jasa, mereka menyebutkan waktu pemasangan hanya membutuhkan 2 minggu dengan jumlah 22 layar. Jika itu benar, maka kami masih punya waktu yang cukup. Jadi sampai minggu ke dua bulan ini, kami sudah selesai legal opinion dan bulan Juli akan dimanfaatkan untuk pemasangan video wall,” terang Yahya.

Selain sedang menyiapkan proses pengadaan video wall, Yahya pun menyampaikan bahwa tata letak Command Center ada yang harus diubah. Hal itu lantaran kondisi di atas ruang Command Center yang rentan bocor dan letak video wall yang dinilai kurang nyaman.

Kami akan mengubah disain, karena kondisi sekarang di atasnya ada saluran air. Bentuk kolam juga disarankan untuk diubah, karena jika digunakan itu terlalu dekat bagi teman-teman operator untuk melihat ke video wallnya. Makanya kami akan disain ulang agar tata letak video wall lebih nyaman dalam memonitor,” beber mantan Camat Pulosari itu.

Proyek Command Center ini memakan biaya sebesar Rp 3 miliar, untuk pengadaan 22 layar berukuran 55 inch per unit beserta peralatan lain. Ruang Command Center ini akan berada di lantai dasar gedung Setda Pandeglang.

“Awalnya anggaran yang disiapkan Rp 4,2 miliar untuk video wall dan peralatan. Namun dari hasil diakusi, yang dibutuhkan hanya sekutar Rp 3 miliar,” tutupnya. (Dendy/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00