• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Polisi Masih Melakukan Klarifikasi Terhadap 7 Orang Diduga Pelaku Pencurian Beras Sejahtera

20 May
10:48 2017
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Polres Situbondo, Jawa Timur, masih melakukan penyelidikan kasus dugaan pencurian beras sejahtera (Rastra) yang dilakukan tujuh orang pekerja yang bertugas mendistribusikan rastra ke desa-desa.

“Kita masih melakukan klarifikasi terhadap tujuh orang yang diduga pelaku pencurian rastra,” kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP I Gede Lila Buana Arta, Sabtu (20/5/2017).

Diinformasikan sebelumnya, Polisi mengamankan tujuh orang diduga pelaku pencurian rastra. Mereka diamankan saat membawa beras diduga curian dari gudang Bulog yang ada di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa menuju Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat kalau ada petugas yang mendistribusikan rastra, mengurangi setiap karung beras menggunakan pipa. Berdasarkan laporan itulah kita akhirnya melakukan penangkapan,” terangnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, beras sebanyak 5 kwintal, dua buah pipa paralon yang digunakan untuk mengurangi beras pada setiap sak beras, kendaraan truk Nopol P-9962-AB dan enam buah hanphone.

“Kita terus melakukan pendalaman kasus ini, karena mereka mengaku sudah menjalankan aksinya sejak lama,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh dari ke-tujuh orang diduga pelaku pencurian, bahwa mereka sudah menjalankan aksinya selama bertahun-tahun, dengan cara mengurangi setiap karung rastra 1 sampai 3 kilogram, sehingga rastra yang seharusnya 15 kilogram diterima masyarakat miskin tidak lagi utuh.

“Mereka mengaku mengurangi rastra dengan cara menusuk setiap karung rastra, sehingga setiap karung rastra berkurang hingga 3 kilogram,” ujarnya.

Tujuh orang diduga pelaku yang berhasil diamankan polisi merupakan orang Situbondo. Mereka adalah, Fathor (46) yang merupakan sopir truk, Tohari (33), Ahmad (55), Ahmaden (65), Salim (45), Busaeri (40) dan Doni (26). (DA/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00