• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dukung Peningkatan Hasil Pertanian, Pupuk Kujang Luncurkan Pupuk Jenis NPK 30-6-8

20 May
10:33 2017
0 Votes (0)

KBRN, Cirebon: Untuk mendukung program pemerintah dibidang peningkatan produksi pertanian khusunya padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan Nasional, PT Pupuk Kujang meluncurkan jenis pupuk baru NPK 30-6-8.

Penggunaan pupuk ini diujicobakan pada kegiatan tanam perdana untuk benih padi Pareku di lahan seluas 1 Hektar di desa Jemaras Lor Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.

Penanaman  perdana ini secara simbolis dilakukan oleh Direktur Komersil PT Pupuk Kujang Rita Widayati didampingi General Manager Pemasaran Teguh Hidayat, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron dan unsur lainnya.

Menurut Direktur Komersil PT Pupuk Kujang Rita Widayati, pihaknya merasa bangga bisa memperkenalkan amunisi pupuk baru untuk masyarakat di Indonesia, berupa Pupuk NPK 30-6-8 yang merupakan jenis pupuk komplit untuk memaksimalkan produksi tanaman padi.

“Jadi penggunaan pupuk jenis NPK 30-6-8 ini sudah melalui riset dan siap menghasilkan hasil pertanian yang maksimal, dengan satu jenis pupuk saja karena sudah komplit,” ungkap Rita Widayati, kepada RRI, Sabtu (20/5/2017).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI Herman Khaeron mengapresiasi langkah dari PT Pupuk Kujang dalam berinovasi menghasilkan pupuk yang berkualitas tinggi dan diharapkan dapat meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi sekaligus lebih mensejahterakan para petani.

“Komitmen PT Pupuk Kujang dalam mendukung ketahanan pangan nasional, salah satunya dibuktikan dengan diadakannya demplot di Kabupaten Cirebon guna meningkatkan hasil dan kualitas dengan produk-produk unggulan yang dimiliki,” katanya.

Dipilihnya Cirebon untuk areal tanam perdana padi dengan pupuk jenis baru itu, karena daerah ini memiliki potensi sebagai sentra tanaman padi, lahannya tersedia cukup luas dan petaninya juga poduktif. (Azi/CH/AKS)   

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00