• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

KPPU Sidak di Rumah Potong Hewan Bandung

20 May
01:37 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan sidak di rumah pemotongan hewan Santori kota Bandung, Jum'at (19/5/2017) pukul 22.00 WIB malam. Sidak yang di pimpin langsung ketua KPPU, Syarkawi Maruf dan sejumlah pejabat dari instansi terkait pusat maupun kota Bandung itu, untuk mengecek secara langsung stok daging sapi jelang puasa dan lebaran mendatang. 
"Kita datang ke sini untuk mengecek secara langsung, tingkat kelancarannya pasokan sapi siap potong dari pengusaha ke rumah potong hewan, kemudian ke pasar-pasar," ungkap Syarkawi kepada wartawan saat melakukan pengecekan di rumah potong hewan Santori Ciroyom kota Bandung, Jum'at (19/5/2017) malam.
Dikatakannya, dari hasil pengecekan, stok yang ada untuk kota Bandung dan sekitarnya terpenuhi untuk kebutuhan selama Ramadhan maupun Idul Fitri. 
"Semuanya sudah siap apabila dibutuhkan. Dari pemasok sapi, sudah siap apabila ada permintaan berapa pun juga. Biasanya ada lonjakan permintaan jelang Idul Fitri maupun setelah Idul Fitri," jelas Syarkawi.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Bandung Eli Siti Wasliah. Menurutnya ada kenaikan permintaan mulai H min 1 Ramadhan hingga 4 kali lipat. Rata-rata di 2 rumah pemotongan hewan yang ada di kota Bandung, mencapai 105 sampai 109 ekor, pada hari biasa.
"Jelang Ramadhan ada kenaikan permintaan. Jadi kalau hari biasa sekitar 105 hingga 109 ekor sapi, jelang Ramadhan kita potong sekitar 400 ekor," jelas Eli.
Ia menambahkan, jelang Lebaran pun permintaan akan kembali naik hingga 6 kali lipat. Saat ini ungkap Eli, sudah ada kesanggupan dari 6 pemasok  sapi di kota Bandung, untuk memenuhi permintaan.
"Jelang lebaran nanti dalam satu malam kita motong sampai 650 ekor. Alhamdullilah, sudah ada kesanggupan dari pemasok, untuk penuhi permintaan," tutupnya. (AZ/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00