• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Petani Gunungkidul Kembangkan Tomat Meksiko

19 May
21:26 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta: Petani perkotaan atau urban farming Desa Madusari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, mulai mengembangkan tanaman Tomatillo atau tomat kulit asal Meksiko, karena selain unik, juga memiliki nilai ekonimi tinggi.  

Salah seorang petani perkortaan, Budi Kuncoro mengatakan, Gunungkidul memiliki iklim tropis yang cocok untuk mengembangkan tanaman tomatillo. Selain belum banyak dibudidayakan di daerah lain, tanaman yang mirip seperti ciplukan ini memiliki peluang pasar yang masih bagus.  

Menurutnya, tidak ada kesulitan dalam mengembangka tanaman tersebut, namun batang tomatillo yang lunak mengharuskan petani rajin memasang ajir (rangka kayu), sehingga tanaman akan kuat menopang buah tomatillo yang tumbuh besar.

“Untuk pengembangan secara komersial untuk buah saya kira sangat berpeluang karena belum ada di pasaran, bentuk dan rasanya juga menarik, kemudian mudah dikembangkan, bergizi sehingga kalau dikembangkan akan mendapat peluang pasar yang bagus,” jelasnya, Jumat (19/5/2017).

Lebih lanjut Budi Kuncoro mengatakan, pihaknya mengaku mengembangkan tanaman tomatillo sejak 3 bulan lalu. Ia memilih tanaman tersebut lantaran memiliki nilai jual tinggi dibandingkan tanaman lain. Untuk harga satu butir benih tomatillo, bisa terjual dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu, melalui penjualan lewat online.

Meski begitu, Budi mengaku hingga kini belum banyak petani di Gunungkidul yang mengembangkan tanaman tersebut. Ia juga berharap pemerintah kabupaten dapat mencoba tanaman tersebut untuk dikembangkan menjadi destinasi argowisata di Gunungkidul. (Wib/Yyw/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00