• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Butuh Orang ”Gila” Untuk Mendirikan Bank Sampah

10 March
14:17 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Mendirikan bank sampah butuh keseriusan, tidak sekedar mencari nilai tambah berupa uang, dari sampah yang masih bisa dimanfaatkan. Jika orientasi ekonomi jadi niat utama mendirikan bank sampah, maka apa yang diupayakan tidak akan bertahan lama.

”Motivasi mendirikan bank sampah itu macam-macam, ada yang sekedar ingin menghasilkan uang, tetapi setelah itu mereka mau membuat bank sampah bahkan dibantu berbagai fasilitas akhirnya mati di jalan, karena mereka tidak ”gila” dan harus jadi spirit”, kata Antoni Hutagaol, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup Bantul di kantornya, Jumat (10/3/2017).                  

Di wilayah Kabupaten Bantul menurut Antoni, Bank Sampah Gemah Ripah di Pedukuhan Badegan, Desa Bantul, Kecamatan Bantul, saat ini telah menjadi pusat edukasi tentang tata kelola persampahan.

”Kenapa Bank Sampah Badegan itu kok gini-gini terus masih kecil, padahal sebagai tempat berkunjungnya orang, sehingga orang pulang lagi dan bisa membuat yang lebih besar seperti yang di Malang, karena pemiliknya Bambang Suwerda berkomitmen, itu sebagai tempat edukasi”, lanjutnya.

Sesuai data Dinas Lingkungan Hidup setempat ungkap Antoni, saat ini terdapat 124 bank sampah di wilayah Bantul, yang tersebar di sejumlah desa. (WS/BCS)  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00