• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

272 Tahun Kota Solo, Perselisihan Keraton Harus Selesai

17 February
22:16 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Wali kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo berharap agar permasalahan internal Keraton Kasunanan Surakarta, bisa diselesaikan di usia Kota Solo yang ke 272 tahun. Dengan tidak adanya permasalahan, akan mempermudah pemerintah dalam memberikan setimulan dana operasional.

Wali kota yang akrab disapa Rudy itu akan kembali berkomunikasi dan koordinasi dengan pihak keraton Kasunanan Surakarta. Hal itu untuk membicarakan dan menyelesaikan persoalan-persoalan internal.

"Semua kubu akan diajak koordinasi untuk menyelesaikan masalah internal keraton. Ini harapan kami disaat Solo berusia 272 tahun," katanya saat ditemui usai upacara hari jadi Kota Solo di Stadion Sriwedari, Jumat (17/2/2017).  

Rudy mengaku mendapat perintah dari pusat untuk menyelesaikan permasalahan internal keraton. Ia mengaku mendapat mandat dari Menteri Dalam Negeri untuk menyelesaikan masalah Keraton.

"Kemarin dipanggil dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Dirjen Pariwisata, Dirjen Hukum dan Ham meminta untuk menyelesaikan persoalan keraton," ujar Rudy.

Lanjut Rudy, upaya untuk menyatukan keraton Raja PB XIII Hangabehi dengan saudara-saudaranya sebenarnya sudah pernah dilakukan pemerintah tahun 2012 lalu, dengan penandatanganan perjanjian dan selesai. Namun muncul persoalan-persoalan yang akhirnya situasi kembali merenggang.

Apalagi muncul surat dari keraton yang menyatakan jika Paku Buwonon (PB) XXIII Hangabehi tidak bisa memimpin pemerintahan dan diganti dengan Pelaksana Tugas PLT raja, yang dijabat oleh KGPH PUger.

"Upaya menyatukan sudah pernah kita lakukan namun tidak berhasil. Informasi yang saya dapat sudah tidak masalah dan itu bagus, mudah-mudahan tidak ada," imbuhnya.

Menurut Wali kota Penyelesaian masalah keraton juga berkaitan dengan bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi ataupu Kota.

"Sehingga tidak ada kesulitan saat pemerintah akan mengintervensi. Kemudian untuk membangun keraton dan itu tetap jalan. Yang melakukan nanti pusat," paparnya.

Adanya konflik internal karaton, Pemerintah terpaksa menyetop hibah untuk operasional karaton Solo. JIka semua permasalahan selesai maka Pemkot dapat memberikan bantuan operasional yang nilainya sekitar Rp 300 juta per tahun.

"Setiap tahun anggaran disiapkan, namun karena ada masalah tidak bisa dicairkan," kata Rudy. (Mulato Ishaan/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00