• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Boyongan Replika Saka Sipanji dengan Berjalan Kaki

16 February
15:28 2017
2 Votes (4.5)

KBRN, Purwokerto: Kirab Boyongan (prosesi pindahan) Replika Saka Sipanji, dari Pendopo Kecamatan Banyumas menuju Pendopo Sipanji Purwokerto tahun ini dilaksanakan dengan berjalan kaki. Kegiatan akan dilaksanakan Jum’at (17/2/2016) direncanakan Start di Pendopo Duplikat di Banyumas jam 15.00 WIB. 

Sekretaris Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdinporabudpar) Kabupaten Banyumas Suwondo, mengatakan kegiatan Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji dilaksanakan dengan cara sambatan atau “rengos”. Saka yang diboyong dari Banyumas sebanyak 3 saka, dan satu saka seakan akan sudah dibawa dari arah berbeda dan ketemu di Alun-alun Purwokerto dari barat.

Sedangkan Route yang akan dilewati melalui jalur normal yaitu Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Berkoh, Jalan Jenderal Sudirman menjuju Pendopo.

Konsep tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kalo sebelumnya menggunakan mobil antik tahun ini dilaksanakan estafet dengan berjalan kaki. Jarak tempuh mencapai 16,4 km dan akan dibagi menjadi 16 etape kecil dan 5 etape besar. 

“Etape kecil pergantian antar desa/kelurahan dan etape besar pergantian antar kecamatan,” jelas Wondo.

Agar tercipta greget, klasik dan gayeng, peserta kirab diharapkan memakai pakaian adat tempoe doeloe. Menurut Wondo dari pantauan yang dilakukan, pemerintah desa sudah menyatakan kesanggupanya.

“Karena konsep sambatan tadi, saya berharap setiap etape dapat melibatkan semua unsur masyarakat. Satu saka nantinya akan dipikul oleh 4 orang secara bergantian dan akan diikuti dibelakangnya kesenian yang dimiliki oleh masyarakat desa setempat secara estafet,” kata Wondo.

Wondo menambahkan boyongan saka diperkirakan sampai Makorem jam 6 sore, peraga beristirahat untuk sholat magrib dan dilanjutkan lagi menuju Purwokerto. Diperkirakan sampai Alun-alun Purwokerto pukul 20.30 WIB, untuk itu Wondo berharap masyarakat untuk dapat menyaksikan kegiatan yang baru dilaksanakan untuk yang kedua kalinya itu.

Wondo berharap kegiatan ini akan menarik, dan nantinya akan menjadi kalender wisata Kabupaten Banyumas. Wondo juga bertemima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung kegiatan. “Kami tidak menggunakan APBD untuk kegiatan ini, konsep sambatan sudah tercipta pada kegiatan ini,” katanya.

Paginya Ziarah ke Makam Joko Kahiman

Ditempat terpisah Kabag Humas Jowo Wiyono menyampaikan bahwa Kegiatan Ziarah ke Makam Bupati Pertama Djoko Kahiman di Makam Dawuhan Kecamatan Banyumas, akan dilaksanakan Jum’at pagi (17/2/2016) jam 08.00 WIB kemudian dilanjutkan syukuran dengan tumpengan di Pendopo Kecamatan Banyumas, dilanjutkan dengan pertunjukan wayang ruwat bumi

“Ziarah akan dipimpin Bapak Bupati Banyumas diikuti Wakil Bupati, Anggota Forkompinda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala OPD, Camat dan undangan lainya,” kata Jokow. (Spj/AKS)




tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00