• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Suka Duka Kader Posyandu

14 February
15:26 2017
6 Votes (4.5)

KBRN, Gunungsitoli : Fiderlina Lase seakan tiada lelah menotivasi para ibu-ibu di desanya agar mengutamakan pemenuhan gizi sang buah hati dari pada sibuk berkutatdengan mata pencaharian sehari-hari.

Bertugas sebagai kader posyandu di Desa Fulolo Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias Sumatera Utara, gadis berambut panjang ini menuturkan dirinya sudah menjadi kader selama 2 tahun. Sekali sebulan Ia bersama rekannya sesama kader serta bidan desa melakukan kegiatan posyandu di desa yang cukup jauh dari pusat kota.

Kendala yang sering Ia hadapi yakni ketika para Ibu-ibu lebih mengutamakan bekerja daripada datang ke posyandu memeriksakan balitanya, mereka menyayangkan waktu selama beberapa jam di posyandu dan lebih memilih pergi ke ladang atau menderes karet. Inilah yang sering membuat Ia hanya mengelus dada melihat kondisi bayi yang kurus nyaris kurang gizi saat dibawa oleh sang ibu ke posyandu.

"Saya sering kehabisan kata untuk membujuk mereka datang ke posyandu, mereka lebih mementingkan ke ladang atau menderes karet, apalagi jika cuaca sedang bagus-bagusnya", sesal Fidarlina yang diungkapkan kepada RRI saat mengikuti Jambore Kader Posyandu Kabupaten Nias, Selasa (15/2/2017).

Hal lain juga yang menjadi bahan perhatiannya para ibu-ibu di desanya malas untuk membuat makanan pendamping ASI bagi bayi mereka. Daripada repot mereka malah memberikan nasi keras dengan lauk seadanya kepada balitanya. Padahal bahan makanan lokal tersedia banyak di sekitar mereka, seperti ubi, sayur singkong, bayam, kelapa dan masih banyak lagi.

"Iya para ibu malah mengutamakan menjual bayam atau kangkung yang dipetik di kebun untuk dijual di pasar, bukannya menyisihkan sedikit bagi makanan pendamping ASI bayinya", ungkapnya lagi.

Pengalaman Fidarlina menjadi salah satu latar belakang digelar Lomba Pengolahan Makanan Pendamping ASI dengan menggunakan bahan lokal oleh WVI Nias pada acara Jambore Kader Posyandu Kabupaten Nias pagi tadi.

Para peserta yang berjumlah 10 kelompok posyandu menampilkan berbagai menu makanan yang enak dan bergizi yang bisa didapatkan dengan mudah seperti tempe, sayur bayam, telur, ikan, meliputi makanan pendamping ASI bagi 6-9 bulan, 9-12 bulan, dan 12-24 bulan.

"Kami berharap lewat lomba ini para kader posyandu bisa saling belajar, saling tukar pikiran dan ide tentang menu-menu makanan pendamping ASI untuk kemudian disosialisasikan di desanya masing-masing", jelas Marcel Sinay Manager WVI ADP 1&2 Nias. (IND/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00