• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Setelah Vakum, Program Adipura masih Relevan Digalakkan

8 December
09:34 2016
0 Votes (0)

KBRN,  Surakarta : Kota Masa Depan yang bakal mendapatkan penghargaan Adipura, selain bersih juga harus ramah lingkungan.

Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Pangan, Dr. Sabrina Msi pada Seminar Nasional bertajuk Mewujudkan Kota Masa Depan melalui Program Adipura yang berlangsung di Gedung Pusdiklat Universitas Sebelas Maret UNS Solo, hari Rabu (7/12/2016).

Kota pemegang Adipura juga harus memiliki kualitas air, kualitas udara dan kualitas kehidupan sosial yang sangat bagus, dan sebagai Kota masa depan harus maju ekonominya dan  harus memenuhi tiga pilar secara ekonomi, ekologi dan sosial. Program Adipura yang telah lama ada dan sempat terjadi kevakuman, merupakan bagian mendorong masyarakat berlaku hidup sehat dan bersih, untuk itu menurutnya Program tersebut masih relevan kembali digalakkan.

"Sayang dulu sempat terjadi kevakuman program adipura dan ternyata dampaknya Kota-Kota yang dulu dikenal bersih mengalami kemunduran , masyarakat perlu terus didorong untuk mensukseskan program Budaya Bersih ini, sedangkan Pemerintah hanya sebagai fasilitator," jelasnya.

Sementara Walikota Bandung Ridwan Kamil  yang dihadirkan  sebagai salah satu Pembicara mengatakan mengubah Kota Bandung menjadi seperti sekarang tidak mudah, meski diakuinya masyarakat Bandung mau diajak kerjasama membangun kembali Kota. Menurutnya, permasalahan di hampir seluruh Kota besar hampir sama seperti banjir, macet, dan lingkungan hidup, untuk itu pemimpin yang akan mengubah pola pikir masyarakat, harus melakukan edukasi dan keteladanan.

Kegiatan digelar Keluarga Alumni Fakultas Teknik UNS, juga menghadirkan Pakar Sosiologi yang juga Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi MS. (Dyah S/Evie D/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00