• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Perangkat Elektronik Masa Depan Lebih Murah Dengan Pabrikasi Gunakan Kejapan Cahaya

4 August
19:46 2016
0 Votes (0)

KBRN, Melbourne : Para peneliti di RMIT dan CSIRO berencana merevolusi cara pembuatan smartphone, tablet, sel surya, dan lampu LED melalui pengembangan cara mencetak komponen elektronik menggunakan bahan yang murah dan tersedia secara luas, dan ditambah kilatan cahaya.

Teknik yang digunakan saat ini untuk membuat sirkuit dan komponen elektronik di banyak perangkat elektronik cukup mahal, terutama karena mereka membutuhkan bahan eksotis, peralatan pabrikasi canggih, dan pengolahan dalam suhu tinggi.

Tapi, Enrico Della Gaspera dari RMIT telah mengembangkan metode baru yang murah, tidak beracun, terukur, dan semua itu bisa dilakukan pada suhu kamar.

Teknik ini pertama-tama melibatkan 'menggambar' sirkuit listrik yang diinginkan menggunakan printer ink-jet atau 3D sederhana dengan menggunakan 'tinta' yang sudah diformulasi. Menggunakan kejapan cahaya namun intens, seperti cahaya flash kamera yang sangat kuat, Enrico dapat kemudian mengubah sifat kimia dan fisik dari materi yang telah dicetak. Sebagai contoh, mengubahnya dari secara elektrik terisolasi menjadi elektrik konduktif, seperti dikutip dari Physorg, Kamis (4/8/2016).

Teknologi ini secara dramatis akan memajukan manufaktur perangkat elektronik saat ini dengan mengurangi waktu pabrikasi dan biaya.

Karena proses ini tidak memerlukan suhu tinggi seperti pada pembuatan barang elektronik konvensional, teknologi ini juga dapat digunakan membangun elektronik yang mendukung plastik. Hal ini memungkinkan pembuatan perangkat elektronik fleksibel dan ringan.

Enrico berharap akan melihat teknologi ini digunakan untuk menghasilkan perangkat elektronik yang bisa dicetak, fleksibel, dan dilipat. Sebagai contoh, membangun sel surya yang dapat digunakan dalam kemah, atau di ransel untuk mengisi laptop saat bepergian. (NGH/Physorg/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00