• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pengelola Kolam Renang Diminta Intensifkan Pengawasan di Kolam Renang

21 April
12:54 2016
0 Votes (0)

KBRN, Bondowoso : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bondowoso, memberikan pembinaan terhadap pihak managemen pengelola wisata maupun hotel yang memiliki fasilitas kolam renang untuk lebih intensif melakukan pengawasan aktivitas pengunjung kolam renang.

“Kita sudah memanggil para pengelola hotel maupun wisata yang memiliki fasilitas kolam renang, dan kita meminta kepada mereka untuk menempatkan penjaga kolam renang guna meminimalisir kecelakaan di kolam renang,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Slamet Yantoko saat dikonfirmasi RRI, Kamis (21/4/2016)

Pembinaan tersebut dilakukan setelah adanya peristiwa kecelakaan di kolam renang Hotel Ijen View pada tanggal 10 April lalu yang mengakibatkan bocah perempuan berusia 8 tahun warga Desa Pancoran Kecamatan Bondowoso, meninggal karena tenggelam. Sementara pihak hotel tidak menempatkan penjaga kolam renang  ataupun kamera pengawas (CCTV) untuk memantau sekaligus mengawasi keamanan di kolam renang.

“Pengawasan di kolam renang itu harus disediakan oleh pengelola, karena kecelakaan di kolam renang dapat terjadi pada semua orang, baik yang sudah bisa berenang apalagi yang belum bisa berenang, seperti kram, cedera, dan tenggelam hingga menyebabkan kematian,” paparnya.

Pembinaan ini menghasilkan kesepakatan dari empat pengelola hotel maupun wisata yang memiliki fasilitas kolam renang, yaitu, Hotel Ijen View, Hotel Palm, Wisata Tasnan, dan Wisata Kelapa Gading, sementara pengelola wisata Kharisma tidak hadir dalam pembinaan tersebut.

Adapun kesepakatan yang ditandatangani bersama, yaitu pengelola hotel maupun tempat wisata akan menyediakan fasilitas pendukung seperti kamera pengawasan atau cctv, menjaga keselamatan dan keamanan pengunjung, selektif menerima pengunjung, dan mematuhi tata tertib hotel maupun kolam renang.

“Kita akan tingkatkan pengawasan terhadap hotel maupun tempat wisata yang sudah menandatangani kesepakatan itu, kalau masih melanggar akan kita tegur, karena kewenangan kita hanya sebatas imbauan dan teguran saja,” pungkasnya.  (DS/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00