Satbrimob Polda Jateng Turunkan 3 Ahli Masak Bersertifikasi

  • 03 Jan 2023 15:00 WIB
  •  Semarang


KBRN, Semarang : Dapur umum Satbrimob Polda Jateng ditugaskan membantu logistik asupan makan warga terdampak banjir di Kecamatan Gayamsari, Kota semarang. Ada tiga anggota brimob yang telah tersertifakasi ahli masak untuk memenuhi kebutuhan Gizi warga agar tetep sehat meski ditengah rendaman banjir.

Belasan personel satuan brimob polda Jateng tim dapur lapangan melakukan bakti sosial mendirikan dapur umum di salah satu titik terendam banjir di Kecamatan Gayamsari. Mereka yang ditemui Selasa (3/1/2023) siang sedang sibuk menyiapkan makanan untuk warga yang sedang mengungsi dibeberapa titik di Kecamatan Gayamsari.

Komandan Kompi Satuan Brimob Polda Jateng AKP Maryono ditemui disela-sela kegiatanya mengatakan, setiap harinya dapur umum Brimob Jateng mendistribusikan 600 nasi bungkus kepada warga yang sedang mengungsi. Mereka ada yang menjemput datang ke dapur umum maupun dibagi oleh petugas kusus bersama SAR.

“Mereka ada yang ambil sendiri, ada yang diantar tim. Setiap hari masak untuk makan pagi siang dan malam. Sehari bisa sampai 600 porsi,” katanya.

Ia menyebutkan, dalam memberikan bakti sosial ini menerjukan belasan personil yang memiliki keahlian memasak dan tiga anggota yang memiliki sertfifikasi memasak yang sebelumnya dilatih.

“Sebelumnya kita latih memasak ada tiga personil memiliki sertifikasi memasak. Kami lihat asupan gizi warga yang terdampak banjir. Tidak hanya karbohidrat, protein dan vitamin kita lihat juga seperti dari lauk dan sayur. Supaya mereka tetep sehat,” imbuh Maryono.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebutkan, dapur umum polda jateng saat ini didirikan di dua lokasi, di Kota Semarang dan Kota Pekalongan. Sementara dalam tinjauannya di beberapa titik banjir, secara umum mengalami surut airnya.

“Seperti di Marina, Genuk dan Kaligawe debit air mulai turun. Saat ini semua unsur turun menangani banjir yang terjadi diwilayah pesisir Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Kapolda mengatakan, selain dapur umum, pihaknya juga telah menerjunkan petugas kesehatan dari unit Biddokes Polda Jateng untuk memantau kesehatan warga bersama petugas Puskesmas setempat.

Pihaknya juga mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli di lingkungan perumahan warga.

Upaya itu dilakukan untuk mengamankan harta benda milik warga setelah mereka di evakuasi ke tempat pengungsian.

"Pelaksanaan patroli pemukiman dilakukan anggota Polrestabes, polsek dan Ditpolairud dengan menggunakan perahu karet, dibantu juga oleh para relawan," jelasnya.

Berdasar pantauan saat patroli, lanjut Kapolda, sejumlah lokasi banjir mulai Simpang Genuk hingga ujung Tol Kaligawe, genangan air juga telah mulai surut. Kendaraan ukuran besar dan sedang sudah bisa melintas meski dengan kecepatan terbatas.

"Banjir di jalan pantura sudah mulai surut. Semoga perkembangan ini terus membaik sehingga lalu lintas bisa segera normal," pungkas Kapolda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....