• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Pameran Foto Natasha Dematra Promosikan Indonesia Aman

24 January
16:49 2016
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Natasha Dematra luncurkan pameran foto pertamanya. Pameran ini diadakan untuk tujuan mempromosikan keindahan Indonesia kepada dunia setelah kejadian yang menimpa Jakarta pada Kamis, 14 Januari lalu.

“Saya rasa hal-hal seperti ini sangat penting karena dengan kejadian kemarin turisme Indonesia menjadi terancam. Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kejadian kemarin tidak akan mengurungkan niat masyarakat luar untuk berkunjung ke Indonesia dan mempromosikannya,” ucap Natasha Dematra.

Pameran ini diadakan di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) bersamaan dengan acara International Film and Photography Festival yang didukung oleh Dewan Kreatif Rakyat, Russian Culture, World Film Council dan Radio Republik Indonesia sebagai media partner dan penyelenggara. Jogjakarta, Bali dan Jakarta dipilih sebagai subyek pameran ini dikarenakan tiga tempat itu merupakan tiga tempat utama dari banyaknya destinasi wisata di Indonesia.

Beberapa foto yang dipamerkan adalah “Working On The Roof”, foto ini menggambarkan seorang tukang yang sedang giat bekerja namun tetap waspada untuk tidak jatuh dari atap. Lalu foto “The Waves” yang menggambarkan keindahan laut Bali dalam balutan warna abstrak keunguan, “Tumbling Down” yang memotret seorang turis yang sedang asik surfing namun harus jatuh di sela-sela permainannya lalu foto “Ray Of Lights” yang menggambungkan warna infrared dengan cahaya-cahaya yang terpantul dari matahari, foto “Three Gondolas" yang merupakan foto tiga perahu di lautan luas Pulau Dewata dengan warna hitam putih yang kuat. Foto-foto ini rencananya akan dipamerkan juga di Bali pada bulan depan.

Menurut Natasha Dematra, hasil dari penjualan foto-foto ini akan didonasikan untuk kegiatan sosial.

Pameran ini dihadiri oleh artis senior Dorce Gamalama, Erna Santoso, Roro Fitria, Lily Wahid, Damien Dematra dan berbagai kalangan masyarakat. Para sineas internasional yang hadir di antaranya Reshel Shah (Black Sheep), Narumol Sriyanond Bartone dan Dr.Sittidet Mahasawangkul (Elephants in Motion: Tales of Thai Elephants' Life Transformation), Yulia Matsiy (Ukraine. Paralipomenon. A Chronicle of Omissions), Wang Yimin (Offspring of Mount Tianshan), Nonilo Cruz, Lucky Guillermo, Miguel Villa-Real (Unsurrendered 2 The Hunters ROTC Guerrillas), Clebio Viriato Ribeiro dan Caio Quinderé (The Legend of The Black Cat), Siavash Jamali (Once upon a time, there was a man), Yu Han (Flamingo), dan lainnya. Para sineas asing tersebut sangat tergugah dengan pameran foto ini dan ingin kembali untuk mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat untuk berwisata.

Natasha sendiri lebih dikenal sebagai sutradara, artis dan penyanyi yang telah meraih lebih dari 100 penghargaan internasional diantaranya sebagai Sutradara Perempuan Termuda di Dunia dari Museum Rekor Dunia-MURI dan Royal World Records. Dalam bidang seni peran, Natasha meraih gelar aktris terbaik dalam berbagai kompetisi dan festival film, di antaranya penghargaan Award of Excellence untuk perannya di film I’M Star, Dream Obama, Let’s Play Ghost, Tears of Ghost. Tak hanya itu, sebagai penyanyi, Natasha telah memperoleh 35 penghargaan dari berbagai festival diantaranya penyanyi terfavorit di ajang Global Music Awards 2015 dan nominasi terbaik di Utah Music Awards. (Rell/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00