Infrastruktur Buruk Hambat Investor
Friday, 30 July 2010 11:23

Infrastuktur yang buruk telah menghambat investor domestik dan mancanegara dalam menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lebak, Dede Jaelani, Jumat.

Secara khusus Dede menunjuk buruknya sarana infrastuktur jalan, ketenagalistrikan, air bersih, perhotelan dan pasar. Contohnya jalan Cikande-Rangkasbitung di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten yang hingga kini belum ada perbaikan. Dede meminta Pemprov Banten mengalokasikan dana anggaran untuk memperbaiki jalan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri, sebutnya, telah melakukan berbagai terobosan di antaranya dengan mendirikan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) untuk memudahkan akses perizinan usaha.

Pemerintah daerah juga mempromosikan event-event tertentu di luar daerah, seperti pameran pekan raya Jakarta (PRJ) dan lainya, serta informasi melalui website.

Dia mengungkapkan, potensi kekayaan sumber daya alam Kabupaten Lebak sangatlah besar, diantaranya di sektor pertambangan, perumahan, perkebunan, pertanian, perikanan, kelautan, pariwisata, gas dan minyak bumi. rri.co.id/diah.