|
BATAM - Best of the best sempoa nasional 2010 dari Batam, Timothy Joseph Hutagaol, menghilang dari sekolahnya di SD Kalam Kudus, Duta Mas, sejak Senin (26/7) pukul 11.45. Sampai kemarin (27/7), siswa kelas 4 yang dijuluki si genius itu belum ditemukan. Menurut Kepala SD Kalam Kudus Tio Rosalina, bocah 9 tahun tersebut sempat mengikuti dua mata pelajaran sejak pagi bersama teman-temannya di kelas. Bahkan, Timothy sempat terlihat makan siang bersama teman-temannya di kantin sekolah. Namun, saat bel tanda masuk berbunyi, anak pasangan Ester Samosir dan Regeman Hutagaol itu tak terlihat di kelas.
Ester dan Regeman telah bercerai sejak Juni 2009. Mereka punya dua anak, yakni Timothy dan kakaknya, Agnes Hutagaol, 11. Dua bersaudara itu sama-sama bersekolah di SD Kalam Kudus. ''Saya punya hak asuh Dede (panggilan akrab Timothy, Red) dan kakaknya setelah resmi bercerai setahun lalu,'' kata Ester saat ditemui di rumahnya di Perumahan Anggrek Sari Emerald, Batam Center, kemarin. Menghilangnya Timothy menjadi pertanyaan besar bagi sang ibu dan pihak sekolah. Sebab, menurut sang ibu, bocah yang fasih berbahasa Inggris itu tergolong penurut. Dia juga enggan akrab dengan orang asing, bahkan keluarga dekat, tanpa perintah sang ibu.
Dia selalu saya ingatkan agar tidak menurut saja apa kata orang. Tapi, kali ini aneh. Saya bahkan tidak dihubungi. Padahal, dia hafal nomor hanphone saya,'' tutur Ester sambil menatap foto Timothy bersama piala lomba sempoa tingkat nasional yang diraih beberapa bulan lalu. Air mata Ester tampak menetes saat memandangi beberapa foto anaknya bersama beberapa pejabat teras di Batam, termasuk Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaya dan Wali Kota Ahmad Dahlan. Juara bertahan lomba sempoa dan mental aritmatika se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu menghilang saat jam istirahat kedua. Dia diketahui sempat makan siang, tapi makanan itu tidak dihabiskan.
Tak ada barang bawaan, baik buku maupun tas, yang dia tinggalkan di ruang kelas atau halaman sekolah. ''Saat itu jam istirahat kedua. Kelas Timothy akan menerima pelajaran agama. Guru dan teman-temannya sempat bertanya ke mana Timothy,'' ujar Tio di ruang kerjanya kemarin. Karena curiga terjadi sesuatu pada diri Timothy, guru dan pegawai sekolah itu mencari ke setiap sudut sekolah yang dijaga dua petugas sekuriti tersebut. Tak seorang pun mengaku melihat Timothy keluar dari halaman sekolah, termasuk pengelola kantin. Ibunya mengaku mengetahui Timothy hilang sekitar pukul 14.00. ''Saya hendak menjemput dia. Tiba-tiba ada temannya yang bilang bahwa Dede tak ikut pelajaran terakhir di kelas,'' ujar wanita 41 tahun tersebut. rri.co.id/dodo
|