KPUD Bima Derita Kerugian Rp 900 juta

Sabtu , 28 Januari 2012 08:05:55

Oleh : Mujtahidin

 

KBRN, Bima : Akibat aks pembakaran yang terjadi pada Kamis (26/1) lalu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bima mengalami kerugian materi sebesar Rp 900 juta. Sementara Pemerintah Kabupaten Bima, belum bisa menafsirkan jumlah kerugiannya.
Komisi Pemilihan Umum Darah (KPUD) Kabupaten Bima, menyebutkan kerugian yang diderita atas insiden pembakaran Kantor KPUD, sebesar Rp 900 juta. Selain bangunan fisik, beberapa dokumen KPUD, ludes terbakar. Namun untungnya beberapa surat penting KPUD Bima tidak disimpan di kantor yang bersebelahan dengan Kantor Bupati Bima itu, sehingga bisa terselamatkan.
Ketua KPUD Bima, Nur Susilowati kepada RRI Jumat (27/1) mengatakan, untuk sementara pemerintah Kabupaten Bima memberi pinjaman gedung Dharma Wanita, untuk menjalankan aktivitas KPUD. Ia mengaku telah berkirim surat ke KPU Pusat, terkait dengan insiden tersebut.
Pada tahun ini, anggaran dari KPU Pusat sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan gedung baru sudah pasti didapatkan. Untuk itu, kedepan pihaknya akan membangun kantor baru di wilayah Kecamatan Talabiu, akan diwujudkan.
“Banyak dukumen kami yang ikut terbakar namun ada beberapa dokumen penting yang terselamatkan. Kami sudah merekap kerugian yang kami alami sekitar Rp 900 juta,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bima Ferry Zulkarnaen belum bisa memastikan kerugian akibat insiden pembakaran kantor Bupati Bima. Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan aset milik daerah ini, termasuk juga kerugian dokumen penting di daerah ini. Hampir seluruh dokumen aset milik Pemkab Bima, tersimpan diruangan Bagian Tata Pemerintahan yang berada di lantai dua, kantor tersebut.
“Kami tetap melakukan palayan kepada masyarakt dengan memindahkan kantor bupati dan sekretariat daerah di gedung LLK ini. Kami belum menafsir kerugian, karena saat kami masih melakukan pendataan,” katanya.
Sebelumnya, sekitar 70 ribu massa dari lima kecamatan yakni Lambu, Sape, Wera, Langgudu dan Ambalawi, Kabupaten Bima melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran kantor Bupati Bima.
Niatan awal puluhan ribu warga itu, hanya ingin menduduki kantor Bupati Bima dan berdialog dengan bupati, namun karena tidak bisa menemui bupati, warga pun terpancing emosi dan melakukan pengrusakan kantor bupati. Tidak hanya itu, kator KPUD Kabupaten Bima yang berada disebelah barat kantor Bupati, juga ikut menjadi sasaran amuk masa. (Mujtahidin/DS/AKS)

(Editor : Agus K Supono)








Dibaca Sebanyak :14 kali

0 Komentar
 

Program Unggulan RRI

 
Nama:
Email:
Komentar: