Turun, Ini Kuota BBM Subsidi Bengkulu Tahun 2025
- 30 Des 2024 19:50 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Republik Indonesia, menetapkan kuota volume penyalur jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) dan jenis bahan bakar minyak khusus penugasan (JBKP) tahun 2025 untuk Provinsi Bengkulu.
Dalam surat bernomor 66/P3JBT/BPH Migas/Kom/2024 tertanggal 26 Desember 2024 yang ditujukan pada Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) dan Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga itu, disebutkan total alokasi BBM Subsidi jenis Bio Solar (JBT) sebanyak 109.188 Kilo Liter (KL) sementara untuk BBM Pertalite (JBKP) sebanyak 253.357 KL.
Masing-masing rincian kuota untuk masing-masing wilayah yakni Bengkulu Selatan: Pertalite 18.456 KL dan Bio Solar 5.767 KL. Bengkulu Tengah: Pertalite 16.444 KL dan Bio Solar 11.442 KL, Bengkulu Utara: Pertalite 34.951 KL dan Bio Solar 17.170 KL dan Minyak Tanah 86 KL, Kaur: Pertalite 12.112 KL dan Bio Solar 7.467 KL, Kepahiang: Pertalite 18.826 KL dan Bio Solar 8.484 KL, Lebong: Pertalite 6.747 KL dan Bio Solar 2.739 KL, Mukomuko: Pertalite 20.527 KL dan Bio Solar 13.085 KL, Rejang Lebong: Pertalite 30.181 KL dan Bio Solar 4.831 KL, Seluma: Pertalite 18.520 KL dan Bio Solar 8.460 KL dan Kota Bengkulu: Pertalite 76.593 KL dan Bio Solar 29.743 KL.
Penetapan volume kuota BBM tahun 2025 tersebut menurun dari realiasi tahun 2024 lalu, yang totalnya dialokasikan 374.213 KL dengan rincian 267.716 KL untuk Pertalite dan 107.213 KL untuk Solar.
Menanggapi penetapan kuota volume BBM bersubsidi tahun 2024, Asisten II Pemprov Bengkulu, RA. Denni mengatakan pada pengusulan sebelumnya Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajukan penambahan kuota BBM sebanyak 494.599 KL, dengan rincian Bio Solar sebanyak 154.853 KL dan Pertalite 339.746 KL.
“Realiasinya memang lebih rendah dari usulan yang disampaikan sebelumnya, BPH Migas punya pertimbangan dengan penetapan tersebut,” ujar RA. Denni singkat. (Lns)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....