• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

Baksos Digelar Satgaspamtas RI-RDTL .

20 May
07:11 2017
0 Votes (0)

KBRN, Atambua : Yonif Raider 712 Wiratama, dalam penugasannya sebagai Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (SATGASPAMTAS) RI-RDTL,  melaksanakan kegiatan bakti sosial, Pengobatan gratis, donor darah, pembagian sembako,  dan operasi pasar murah. Dalam rangka HUT ke 55 Yonif Raider 712 di Dusun Lelowai Desa Faturene Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Yonif Raider 712/Wiratama, Letkol (Inf) Elvino Yudha Kurniawan mengatakan baksos merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian TNI terhadap warga masyarakat dalam rangka mempererat persaudaraan dan kemanunggalan TNI dan rakyat, Jumad (19/5/2017).

Menurutnya, persoalan kesehatan merupakan masalah yang sangat kompleks, perlu ditangani dengan serius, seiring dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui keterlibatan semua pihak.

“Semua pihak perlu memandang masalah ekonomi dan kesehatan sebagai masalah bersama yang membutuhkan tanggung jawab bersama”.

Seluruh jajaran TNI, dalam satuan-satuan dan komando wilayah perlu menggandeng warga, untuk giat membangun desa. Desa merupakan basis pembangunan yang perlu diperhatikan secara fokus untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baksos yang dilaksanakan hari ini, bukti kerja sama semua elemen yakni Satgas Pamtas Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama, Kodim 1605/Belu, Polres  Belu, Yonif Raider 744/Samodok dan Dinas Kesehatan dengan dukungan beberapa rumah sakit bantuan di Kabupaten Belu. Jelas Elvino.

Melalui baksos, ingin memotivasi masyarakat, untuk bekerja keras, menjaga kesehatan diri dan lingkungan serta melakukan usaha-usaha ekonomi, guna memperoleh penghasilan yang layak.

Ditekankan, aspek sinergitas pembangunan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan sebagai indikator keberhasilan pembangunan. Semua elemen dan masyarakat harus terlibat secara aktif untuk membangun. 
"Mari kita bangun desa, karena desa merupakan basis kebijakan dan muara pembangunan," kata Letkol Elvino. 

Sementara, Kades Derokfaturene, Kecamatan Tasifeto Barat, Andreas Nahak, mengatakan baksos merupakan bukti kerja sama antara masyarakat, pemerintah dan TNI. Pemerintah, TNI dan Polri sebagai aparat keamanan adalah mitra dalam pembangunan. 

Keterlibatan aparat keamanan dalam membangun desa, perlu menyadarkan masyarakat agar selalu berpikir untuk meningkatkan kehidupan ekonominya. 

"Masyarakat perlu berpikir untuk maju karena aparat keamanan dan elemen pembangunan lain sangat mendukung," Kata Andreas.(TB/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00